Published On: Jum, Mar 13th, 2015

Di Tuban Beli Karnopen Bonus Permen Greng

PALANG

TAK BERKUTIK: Kapolsek Palang AKP Murni Kamariyah saat menginterogasi tersangka beserta barang bukti yang berhasil disita, Jumat (13/03/2015) malam. (foto: WANTI TRI APRILAIANA)

TAK BERKUTIK: Kapolsek Palang AKP Murni Kamariyah saat menginterogasi tersangka beserta barang bukti yang berhasil disita, Jumat (13/03/2015) malam. (foto: WANTI TRI APRILAIANA)

seputartuban.com-Para penjaja karnopen di Bumi Wali makin kreatif saja. Sebagai iming-iming, PYB remaja 23 tahun di Kecamatan Palang, Tuban, yang wilayahnya berbatasan dengan pantai utara Pula Jawa ini, menjerat korbannya dengan bonus permen dan minuman greng.

Dalam waktu singkat remaja pantura ini mampu membuat pelanggannya ketagihan. Pelanggannya berasal dari lintas umur. Perempuan dan lelaki, tak terkecuali remaja usia sekolah, dibikin ketagihan karnopen PYB yang mengaku baru merintis bisnis pil haram awal Januari lalu.

Tapi, seperti kata orang bahwa tak ada yang langgeng di dunia ini. Apalagi bisnis berjualan pil haram. FYB yang mulai sering berulah seiring bisnis haramnya sedang kuat-kuatnya, mulai membuat warga pantura terusik.

Tak mau masyarakat kian terjerumus dan bisnis FYB kian terang-terangan, warga kemudian melapor kepada Kepala Desa Pucang di Kecamatan Palang.

“Kami mendapat laporan dari kepala desa atas keresahan warga yang berulang kali memeergoki pelaku bertransaksi obat haram tersebut,” terang Kapolsek Palang AKP Murni Kamariyah, kepada wartawan di mapolsek setempat, Jumat (13/03/2015) malam, membeber ikhwal koronologi penangkapan tersangka.

Dia menjelaskan, dari pencokokan yang dilakukan pukul 17.00 WIB polisi berhasil menyita  barang bukti berupa 90 butir karnopen, Rp 179 ribu uang hasil transaksi, dua pak permen, dua sachet minuman serbuk greng, dua ponsel serta dompet dari tangan FYB.

Menurut Murni, tersangka mengaku kulakan satu paket karnopen Rp 20 ribu dan kemudian menjualnya seharga Rp 23 ribu per paketnya. Saat diperiksa tersangka masih bungkam darimana mendapatkan karnopen tersebut.

“Tersangka juga mengatakan selama ini belum pernah tertangkap. Tapi nanti kami akan mencari catatan poliinya,” tandas dia.

Tersangka yang sehari-hari berkendara motor metik bernopol  S 4272 FV ini akan dijerat  pasal 197 sub 196 undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Kecamatan Palang “Sorga” Karnopen

Sekadar mengingatkan, kawasan pantai utara Pulau Jawa sebagai batas wilayah Kabupaten Tuban yang sebelumnya ditengarai sebagai pasar peredaran pil koplo mulai terbukti. Ini setelah aparat Polsek Palang yang memang berada di kawasan pesisir membekuk pengedar pil koplo jenis karnopen, Jumat 28 November tahun lalu.

Menilik baang bukti yang disita dari tangan tersangka Gendut Budianto sebanyak 954 butir karnopen, lelaki 35 tahun asal Sukolilo Kecamatan Tuban ini, kuat dugaan merupakan salah satu bandar besar di Bumi Wali.

Tersangka yang dicokok saat melakukan transaksi dengan petugas undercover atau penyamaran tersebut juga tergolong cerdik. Sebab dari 954 karnopen sebagaian sudah dipisah dalam bentuk pecahan.

Saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut. Tidak meneutup kemungkinan Gendut merupakan jaringan pengedar yang selama ini memainkan perannya di Tuban.

Gendut yang dibekuk sekitar pukul 09.30 WIB langsung diamankan di Mapolsek Palang untuk kepentingan penyidikan. Tersangka ditangkap di Desa Glodok, salah satu desa nelayan di Kecamatan Palang.

Kapolsek Palang AKP Murni Kamariyah, tak menampik wilayahnya termasuk yang ditengarai sebagai pasar empuk untuk peredaran obat obatan terlarang mengingat berbatasan langsung dengan laut.

“Pelaku berhasil kami tangkap ketika hendak menjual obat haram tersebut kepada polisi yang sedang melakukan undercover. Kuat dugaan karnopen ini akan dipasok kepada para nelayan di wilayah Palang,“ terangnya kala itu.  WANTI TRI APRILIANA

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. Your Name... berkata:

    dari mana pil karnopen didapat?apa benar g tau,barang tersebut ddapat dr mana?
    mendalami kasus tersebut,seberapa dalamkh kasus tersebut didalami??