Published On: Rab, Okt 8th, 2014

Di Kecamatan Soko KTP Ditarik Rp 30 Ribu

SOKO

JHONI MARTOYO: Saya ingin tegaskan sekali lagi, semuanya tidak dipungut biaya. Semuanya gratis selama diurus sendiri tidak lewat calo.

JHONI MARTOYO: Saya ingin tegaskan sekali lagi, semuanya tidak dipungut biaya. Semuanya gratis selama diurus sendiri tidak lewat calo. (foto: ARIF AHMAD AKBAR)

seputartuban.com–Slogan pelayan gratis pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) baru yang digembar-gemborkan Pemkab Tuban hanya isapan jempol belaka. Bukti slogan itu hanya berhenti di atas kertas terjadi di Kantor Kecamatan Soko, saat seorang remaja asal Desa Simo akan mengurus KTP.

Remaja 22 tahun ini terkaget, saat seorang staf pelayanan pengurusan KTP dengan terus terang meminta uang Rp 30 ribu sebagai jasa administrasi. Tidak diterangkan untuk apa uang Rp 30 ribu yang disebut sebagai jasa administrasi. Staf tersebut hanya menjelaskan syarat-syarat yang harus dicukupi untuk mengurus KTP baru karena sebelumnya sudah ada program E-KTP.

“Untuk administrasinya sebesar Rp 30 ribu, Mas. Jadinya baru besok,” terang dia menirukan ucapan staf Kecamatan Soko saat mengurus KTP baru, Selasa (07/10/2014) pagi.

Menurut dia, realita buram birokrasi yang bukan cerita dari mulut ke mulut ini sejatinya problem klasik. Ini, sambung dia, konsistensi pemerintah daerah untuk memberikan layanan gratis kepada masyarakat masih belum berjalan maksimal.

“Faktornya beragam. Mulai mental staf hingga pengawasan dari pemerintah daerah yang sangat lemah dalam berbagai program,” kata remaja berambut cepak ini.

Sementara Sekretaris Kecamatan Soko, Eko Hartadi, menyatakan pembuatan KTP baru tidak dipungut biaya sepeserpun. Dia juga membantah keras jika di kantornya terdapat praktik pungutan liar (pungli) pembuatan KTP.

“Fasilitas itu gratis tidak dipungut apapun dari kecamatan. Namun beda lagi cerita kalau lewat jasa calo. Di sini ndak pernah diminta kontribusi apapun terkait pelayanan. Ini sudah tugas kami sebagai abdi masyarakat,” kata Eko panjang lebar.

Dihubungi terpisah Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkab Tuban, Jhoni Martoyo, menegaskan pelayanan pengurusan kartu susunan keluarga (KSK), KTP maupun akte kelahiran dan akte kematian gratis.

“Terima kasih informasinya. Ini akan kami dasar untuk melakukan tindakan. Saya ingin tegaskan sekali lagi, semuanya tidak dipungut biaya. Semuanya gratis selama diurus sendiri tidak lewat calo,” kata Jhoni. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. pungli itu nyata terjadi, cuman susah membuktikan dan tidak semua orang berani melaporkan. Karena budaya masyarakat yang “tau sama tau”, mbayar gak apa2 yang penting urusan beres.

    Gak mau bayar, URUSAN GAK BERES-BERES.

Videos