Published On: Rab, Des 5th, 2018

Desa Wisata Berbasis Sedekah Mulai Jadi Magnet Nasional

seputartuban.com, TUBAN – Rombongan Pimpinan dan Pengurus Badan Amil ZakatNasional (Baznas) Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (7/12/2018) mengunjungi Baznas Kabupaten Tuban dan wilayah binaannya. Untukmelakukan studi pengembangan Zakat Community Development (ZCD).

Rombongan dipimpimpin langsung oleh  Ketua Baznas Kota Banjarmasin, H. Murjani Sani, mengawali kunjungannya di Kantor Baznas Tuban. Kemudian dilanjut ke lapangan, salah satunya di Desa Wisata Guwoterus Berbasis Sedekah, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban.

STUDI BANDING : Rombongan Baznas Kota Banjarmasin saat menerma penjelasan di Desa Wisata Guwoterus Berbasis Sedekah

Didampingi pimpinan Baznas Tuban, Sujuti A dan staf, rombongan melihat langsung integrasi program wisata utama dan pendukungnya yang seluruhnya berbasis sedekah. Selain itu rombongan mendapat penjelasan dari para pelaku ZCD di Desa Guwoterus.

“Semua yang kami laksanakan ini tidak ada gajinya semua berbasis keihklasan. Termasuk keberadaan radio sudah 1 tahun lebih ini swadaya murni. Dengan wisata berbasis sedekah secara langsung masyarakat berdaya dan jangka panjang masyarakat dapat diberdayakan melalui hasil. Kita sebelumnya sudah bergerak, dengan adanya ZCD kita bisa semakin cepat karena ada dana awal pengembangan, karena kami bukan kumpulan orang kaya. Kami mendarmakan tenaga dan pikiran untuk masyarakat,” kata Cipnal Muchlip M, mewakili pengurus.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Banjarmasin, MurjaniSani mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada pihaknyauntuk mengetahui dari dekat pelaksanaan program bantuan ekonomi produktif. “Terimakasih atas sambutannya, ini informasi berharga buat kami untuk dikembangkan diKota Banjarmasin,” katanya.

SebelumnyaDesa Wisata Guwoterus Berbasis Sedekah sudah mulai menjadi lokasi studi bandingsejumlah pihak. Bahkan dua bulan terakhir, dari Badan Penelitian danPengembangan (Balitbang) Kementrian Agama RI sudah melakukan penelitian selamabeberapa minggu. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author



Berita Terkini

Videos