Published On: Rab, Apr 13th, 2016

Desa di 13 Kecamatan Belum Dapat Cairkan ADD

TUBAN

ilustrasi uang

ilustrasi uang

seputartuban.com – Lambannya penyelesaian Laporan pertanggungjawaban penggunaan alokasi dana desa (ADD) tahun 2015, mengakibatkan baru desa di 7 kecamatan yang dapat mencairkan dana tersebut.

Kepala kantor Bapemas Pemdes dan KB Kabupaten Pemkab Tuban, Mahmudi menyampaikan desa di 5 kecamatan ini yang sudah dapat mencairkan ADD. Yakni di Kecamatan Bancar, Kecamatan Jenu, Kecamatan Grabagan, Kecamatan Kerek dan Kecamatan Kecamatan Tuban.

Atau 71 desa, sedangkan desa lainya yang sudah dapat mencairkan yakni dari Kecamatan Senori dan Kecamatan Widang. Karena sudah selesai menyampaikan LPJ dan baru dinaikkan ke DPPKAD Pemkab Tuban. “Sehingga sebenarnya ada desa desa di 7 kecamatan tersebut yang sudah siap mencairkan,” katanya, Selasa (12/4/2016).

Pemkab Tuban sudah memberi batas maksimal (deadline) pengajuan ADD (25/3/2016). Namun hingga saat ini baru 12 kecamatan yang mengajukan berkas untuk bisa mencairkan ADD. Namun belum semuanya disetujui, karena masih ditemukan kekurangan administrasi laporan keuangan. Sehingga dikembalikan lagi untuk dilakukan perbaikan. Hingga akhirnya baru 7 kecamatan yang dinyatakan selesai.

“Sebagian berkas harus kita kembalikan ke pemerintah kecamatan untuk diperbaiki. Sering kita temukan kesalahan penulisan dalam memasukkan angka,” jelas Mahmudi.

Dia menegaskan, permasalahan laporan keuangan tersebut bukan terkait adanya penyimpangan maupun pelanggaran keuangan. Namun memang murni karena kesalahan penulisan memasukkan angka. “Tidak sesuai antara berkas satu dengan lainnya. Sehingga bisa mengganjal pencairan. Jadi ini jelas jelas bukan masalah penyimpangan,” tegasnya.

Dimaklumi, sebab pelaporannya saat ini menggunakan sistem format yang baru sehingga Pemdes butuh waktu untuk menyesuaikan dengan program baru tersebut. Sehingga koordinasi aktif dengan pihak kecamatan dilakukan desa agar dalam pembuatan laporan sesuai dengan petunjuk yang sudah diberikan. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author