Published On: Kam, Sep 3rd, 2015

Dandim Tuban: TNI Bangga Dekat dengan Petani

RENGEL

TAK PERCUMA: Dandim 0811 Tuban, Letnan Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto, saat melakukan  panen raya bersama petani dan Bupati Fathul Huda di Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Rabu  (02/09/201) pagi.

TAK PERCUMA: Dandim 0811 Tuban, Letnan Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto, saat melakukan panen raya bersama petani dan Bupati Fathul Huda di Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Rabu (02/09/201) pagi.

seputartuban.com-Kerja keras jajaran Kodim 0811 Tuban bergulat lumpur bersama petani di sawah sejak dari persemaian hingga jelang detik-detik panen tak percuma.

Buktinya, hasil panen kali ini meningkat cukup signifikan dibanding masa tanam sebelumnya, atau sepanjang rentang Januari hingga Juni 2015.

“Secara kumulatif hasil panen meningkat 12,1 ton per hektarnya jika dibandingkan hasil tahun sebelumnya yang hanya sebesar 7,4 ton per hektar. Kami bangga bisa lebih dekat dengan rakyat, dengan petani,” tegas Dandim 0811 Tuban, Letnan Kolonel Kav Rahyanto Edy Yunianto, saat melakukan panen raya bersama petani di Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Rabu (02/09/201) pagi.

Menurut dia, kegiatan panen raya yang juga dihadiri Bupati Tuban Fathul Huda dan kepala desa se Kecamatan Rengel itu, merupakan bentuk nyata wujud dukungan TNI terhadap program bidang ketahanan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Total tanaman padi yang dipanen raya 628 hektar

“Mudah-mudahan hasil panen ini sesuai dengan apa yang sudah terprogram untuk membantu lebih meningkatkan swasembada pangan. Selain itu kami berharap harga padi tetap tinggi. Caranya langsung menjual ke bulog sehingga tidak merugikan petani,” ungkap Rahyanto.

Dengan langsung menjual bulog, tutur dia, dapat memangkas perputaran uang di tataran tengkulak yang besar kemungkinan dapat mempermainkan harga.

Berdasar data dari Dinas Pertanian Kabupaten Tuban, disebutkan panen padi selama satu semester di Desa Bulurejo mengalami peningkataan secara periodik.

Sepanjang panen Januari 2015 mencapai 840 ton, Februari 943 ton, Maret 858 ton, April 300 ton, Mei 1.191 ton dan Juni 1.627 ton. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author