Published On: Rab, Jun 10th, 2015

Dana BOS Madrasah Diperkirakan Cair Bulan Ini

Share This
Tags

TUBAN

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Tuban, Muhlisin Mufa

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Tuban, Muhlisin Mufa

seputartuban.com – Sudah hampir setengah tahun, sekolah atau madrasah dibawah naungan Kementrian Agama Kab. Tuban meradang. Karena dana operasional sekolah (BOS) belum cair. Sehingga pendanaan madrasah terkatung-katung.

Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementrian Agama Kab. Tuban, M. Muhlisin Mufa, menegaskan molornya pencairan dana BOS karena terdapat perubahan akun dalam penganggaran pemerintah. Yang semula akun 57 merupakan penganggaran bantuan sosial (Bansos) untuk keluarga miskin. Dirubah menjadi akun 52 yang penganggaranya berupa bantuan operasional atau belanja barang.

“Perubahan akun 57 ke 52 itu disebabkan karena keperuntukkannya berbeda, padahal yang menerima BOS semua siswa baik yang miskin dan yang kaya,” jelas Muhlishin, Selasa (09/06/2015).

Jika pemerintah tidak melakukan perubahan akun penganggaran, maka akan timbul permasalahan dan mempersulit lembaga pendidikan. Saat ini proses perubahan akun tersebut sudah selesai ditingkat Kementerian, tinggal sosialisasi teknis pencairannya.

“Besok kita baru diundang ke Kanwil Kemenag Jatim terkait teknis pencairan BOS dengan menggunakan akun yang baru itu,” ungkapnya.

Muhlisin menghimbau lembaga pendidikan tetap bersabar. Karena perubahan akun memerlukan penyesuaian teknis. Setelah dilakukan sosialisasi teknis pencairan, diharapkan pada bulan ini dana segera dapat dicairkan.

Diketahui, di Kabupaten Tuban tahun anggaran 2015 untuk siswa MI ada sebanyak 25.788 siswa, setiap siswanya menerima dana BOS sebesar Rp. 800.000 pertahun, totalnya Rp. 20.630.400.000. Sedangkan siswa MTs ada sebanyak 15.799 siswa, setiap siswa memperoleh bantuan sebesar Rp. 1.000.000 pertahun, sehingga totalnya ada Rp. 15.799.000.000.

Tingkat MA sebanyak 5.822 siswa, setiap siswa memperoleh dana sebesar Rp. 1.200.000 pertahun, sehingga totalnya sebesar Rp. 6.986.400.000 tiap tahun. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author