Published On: Sen, Nov 28th, 2016

Damkar Dua Kabupaten Padamkan Kebakaran Pentawira

PLUMPANG

seputartuban.com – PT Pentawira Agraha Sakti, perusahaan pengolahan batu kapur yang ada di Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, dilalap sijago merah, Minggu (27/11/2016) sekitar pukul 11.00 siang.

KOBARAN HEBAT : Kondisi kebakaran di kawasan PT Pentawira Agraha Sakti

KOBARAN HEBAT : Kondisi kebakaran di kawasan PT Pentawira Agraha Sakti

Kapolsek Plumpang, AKP Singgih Sujianto mengatakan bahwa kebakaran itu terjadi sekitar jam 11.00 siang. Api membakar gudang tempat zak kapur, karena bahannya mudah terbakar, dengan cepat api membesar. Kemudian api merambat hingga kekantor perusahaan yang berdekatan dengan gudang tersebut. Karyawan berusaha memadamkan api dengan air seadanya, namun tidak membuahkankan hasil. “Kita sudah datangkan mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Tuban,” kata mantan Kasat Intel Polres Tuban itu.

Setelah dilakukan upaya pemadaman dari petugas, sekitar pukul 15.00 WIB api dapat dipadamkan dengan 4 unit Damkar dari Pemkab Tuban dan 3 unit Damkar dari Pemkab Bojonegoro. Namun, isi gudang dan kantor perusahaan kapur itu ludes terbakar. Sedangkan penyebab kebakaran tersebut masih dilakukan penyelidikan oleh anggota Polsek Plumpang. Sedangkan akhibat kebakaran itu perusahaan diperkirakan mengalami kerugian hingga ratusan juta. “Kita masih belum ketahui penyebab kebakaran ini dan kita masih lakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran,” ujar perwira asal Bojonegoro itu

TERATASI : Petugas gabungan berhasil memadamkan api, meski seorang petugas mengalami luka akibat tertimpa kayu

TERATASI : Petugas gabungan berhasil memadamkan api, meski seorang petugas mengalami luka akibat tertimpa kayu

Plt Kepala BPBD Pemkab Tuban, Joko Ludiono menambahkan proses pemadaman dilakukan dengan merusak pagar tembok perusahaan, pintu, dan cendela kantor. Hal ini dilakukan agar kendaraan serta petugas pemadam kebakaran dapat masuk agar mudah menjangkau kobaran api. Beruntung, insiden terbakarnya pabrik pengolahan batu kapur ini tidak menyebabkan korban jiwa karena seluruh karyawan sedang menikmati hari libur.  “Penyebab pastinya masih diselidiki oleh rekan-rekan Polri, ditunggu saja,” pungkasnya.

Diketahui, terbakarnya perusahaan tersebut sempat menyebabkan arus lalulintas jalan provinsi setempat ditutup sementara. Selain karena kantor berdekatan dengan jalan raya, dikhawatirkan kobaran api dapat membahayakan pengguna jalan. Selain itu, seorang petugas pemadam kebakaran Pemkab Bojonegoro segera dilarikan ke rumah sakit wilayah Bojonegor setelah kepalanya tertimpa balok kayu kontruksi bangunan atap kantor saat melakukan pemadaman. MUHLISHIN/ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author