Published On: Sen, Des 21st, 2015

Daftar Panjang Bayi Tuban Dibuang

TUBAN

Mengenaskan : Bayi di temukan diatas tumpukan sampah. Polisi masih melakukan penyelidikan atas kejadian ini

Mengenaskan : Bayi di temukan diatas tumpukan sampah. Polisi masih melakukan penyelidikan atas kejadian ini

seputartuban.com – Warga Desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Sabtu (19/12/2015) pukul 05.30 WIB digegerkan penemuan bayi. Dalam kondisi diatas tumpukan sampah dan masih terdapat tali pusar serta ari-ari.

Diduga usia bayi baru dilahirkan sehari, ditemukan warga setempat saat akan membuang sampah. Tidak jauh dari bibir pantai setempat dan sisi barat rumah makan ternama.

Kapolsek Palang AKP Murni Kamariah mengatakan pihaknya mendapat laporan dari masyarakat berselang 1 jam dari penemuan jasad bayi. “Bayi perempuan, kondisi sudah membiru dan tergeletak ditumpukan sampah,” ungkapnya.

Diduga bayi dibuang oleh ibunya karena hasil hubungan terlarang. Karena terdapat luka tidak wajar pada bagian dada dan perut bayi nampak membiru. Setelah dilakukan visum luar, jasad bayi dibawa ke RSUD Dr. R Koesma Tuban untuk diteliti penyebab pasti kematian.

“Sementara ini kami belum dapat menyimpulkan siapa pelaku atas temuan mayat bayi ini. Kami masih melakukan rangkain penyelidikanya untuk dapat mengetahui dan menentukan siapa pelakunya,” pungkasnya.

Sejumlah saksi kejadian sudah diperiksa Polisi serta akan melakukan penyelidikan data kesehatan. Termasuk ke Puskesmas Palang jika terdapat ibu hamil yang sebelumnya diketahui akan melahirkan.

Kejadian di Kecamatan Palang itu menambah daftar panjang kasus pembuangan bayi di Kabupaten Tuban. Para pelakunya belum diringkus penegak hukum.

Diantaranya pada Jumat (20/3/2015) warga Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, digegerkan penemuan bayi laki-laki di teras rumah warga setempat. Jasad bayi laki-laki masih lengkap dengan tali pusar dibungkus plastik hitam diatas kursi depan rumah.

Kemudian Senin (28/4/2014), warga Dusun Dasin, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu menemukan bayi perempuan yang sudah meninggal dunia. Bayi yang diperkirakan berusia 6 sampai 8 jam itu ditemukan disisi utara mushola. Dalam kondisi dibungkus kain batik dan disampingya terdapat boneka Winnie The Pooh. Kematian bayi diduga akibat suhu dingin yang disebabkan angin laut.

Orok (janin bayi) ditemukan dalam sebuah ember di trotoar Jl. Martadinata, Tuban, Rabu (08/05/2013), sekitar pukul 18.15 WIB. Menurut saksi mata, sebelum ditemukan terdapat pasangan muda-mudi yang berpura-pura duduk santai. Setelah keduanya pergi, warga menemukan orok dibungkus plastik didalam ember.

Menurut warga, pasangan itu berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Honda Revo. Laki-laki bertubuh kurus kecil, dengan memakai kaos dan helm merek INK warna putih. Sedangkan perempuanya memakai kaos kuning. Berperawakan tinggi dan menggunakan helm warna merah.

Pada Sabtu (21/12/2013), warga Desa Ngadipuro, Kecamatan Widang menemukan mayat bayi lengkap dengan ari-ari. Dibungkus dengan kantong plastik berwarna merah, jalan dekat persawahan.

Kejadian 2012 di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kamis (12/2/2012) berbeda. Bayi perempuan ditemukan warga dalam kardus mie instan di halaman rumah warga. Bayi yang diperkirakan berusia 1 hari itu  ditinggal dihalaman rumah warga Dusun Ngemplak.

Saat ditemukan pusar sang bayi masih nampak menempel. Bayi itu juga nampak terbalut popok bayi disertai satu kotak susu dan kain gombal sebagai alas. Dan secarik kertas yang berisi nama bayi serta pesan kepada pemilik rumah dengan menyebutkan namanya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author