Published On: Rab, Jul 5th, 2017

Curi Kotak Amal, Pemuda Ini Jadi Bulan Bulanan Warga

seputartuban.com, PALANG –  AD (28), warga Desa Tegalbang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, menjadi sasaran amuk warga setelah aksinya mencuri kotak amal di Masjid Jami Nurul Ulla wilayah Kelurahan Panyuran, kecamatan setampat Selasa (4/7/2017) dini hari berhasil digagalkan.

DIDUGA LANGGANAN : Terduga pelaku usai diamankan warga

Ia menjadi sasaran luapan emosi warga hingga menderita luka lebam dibagian wajah. Karena insiden pencurian kotak amal yang meresahkan itu sudah 5 kali terjadi di masjid setempat. Terduga pelaku diamankan oleh warga sekitar pukul 01.00 WIB hingga dijemput oleh petugas kepolisian Polsek Palang sekitar 30 Menit kemudian.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku sudah lima kali mencuri kotak amal di Masjid Jami’ Nurul ulla Panyuran. Dan sudah mengambil uang yang berada di dalam kotak amal Masjid. jumlahnya Rp. 29.000,” ungkap Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati, Selasa (4/7/2017) pagi.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, penangkapan tersebut bermula dari kecurigaan Wahyu (35) warga setempat. Ia menaruh curiga gerak-gerik terhadap aktifitas 3 pemuda yang sedang berada di seputaran masjid.

Kecurigaan tersebut berawal pada pemuda yang sedang duduk diatas sepeda motor warna hitam jenis Honda Grand Nopol S-5079-FE. Setelah diperhatikan ternyata pemuda itu bersama seorang temanya yang berada di halaman depan masjid bertugas memastikan situasi, dan pelaku lain yang berperan meng eksekusi kotak amal.

Setelah dipastikan bahwa komplotan itu akan melakukan pencurian, segera ia meneriakinya maling hingga teriakanya mengundang kedatangan warga setempat untuk melakukan pengejaran. 2 pelaku lainya berhasil melarikan diri, sedangkan seorang pelaku yang berperan mencongkel kotak amal dapat diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Saat ini masih dilakukan penyidikan oleh petugas untuk diungkap siapa saja yang terlibat, mereka akan diancaam Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana maksimal 7 tahun penjara.” pungkas Elis. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author