Published On: Sel, Okt 25th, 2016

Cung dan Nduk 2016 Bicara Wisata Tuban

TUBAN

seputartuban.com – Dalam ajang pencarian Duta Wisata Kabupaten Tuban 2016 akhirnya Abrain Lingga P dan Inas Paramitha A H terpilih sebagai Cung dan Nduk Kabupaten Tuban 2016. Keduanya menyisihkan 18 finalis lainya.

DUTA WISATA : Penyerahan piala dan hadiah Cung dan Nduk 2016 yang terpilih

DUTA WISATA : Penyerahan piala dan hadiah Cung dan Nduk 2016 yang terpilih

Keduanya harus menjalani serangkaian kegiatan dan seleksi yang ketat hingga meraih gelar Cung dan Nduk Kabupaten Tuban 2016. Dibutuhkan pengetahuan kepariwisataan, kemampuan bahasa inggris dan pengetahuan umum yang mumpuni hingga dapat menyisihkan kompetitornya. Termasuk pula punya bakat tertentu, segudang prestasi dan berpenampilan menarik agar mendapat nilai tambahnya.

Inas Paramitha A H (19), mahasiswi kelahiran Jayapura berzodiak sagitarius itu setelah terpilih sebagai Duta Wisata Kabupaten Tuban 2016. Sudah mencanangkan visi dan misinya dalam ikut serta mengembangkan potensi wisata kabupaten Tuban. “Tiada tanpa alasan saya berjuang disini untuk ingin menjadi Duta Wisata Tuban. Segera saya aplikasikan gambaran dalam benak saya, dalam upaya mengembangkan potensi wisata Tuban,” ungkapnya.

Gadis yang suka makanan pedas itu menilai Kabupaten Tuban masih memiliki banyak potensi wisata yang belum tersentuh. Dia menjelaskan potensi wisata alam di Tuban, khususnya di kawasan pantai dan bukit bebatuan kapur sebenarnya bisa terangkat. Hanya saja masyarakat yang kurang begitu sadar akan potensi pesona alam yang ada disekitarnya.

Seperti sikap kurang begitu ada kepedulian dalam menjaga kelestarian alam, merawat lingkungan dan kebersihan lingkungan. Sehingga membuat potensi wisata pada lingkungan menjadi tidak tampak.

Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga ini mengakui kabupaten Tuban memiliki banyak destinasi wisata alam yang potensial. Konsep yang dia tawarkan adalah destinasi wisata yang ramah lingkungan.

Termasuk bagaimana agar lahan lahan industri seharusnya mampu memberi kesan indah dan artistik ke publik dengan tangan-tangan dingin dalam menciptakan keramahanan dengan alam. “Misalkan taman Green Belt di lahan Industri. Jadi industri yang juga mampu memiliki nilai potensi wisata,” paparnya.

Sang jawara yang hobi fotografi itu menambahkan, yang terpenting dalam mengembangkan potensi wisata di Tuban menurutnya adalah kerja keras dalam mempromosikan potensi wisata yang sudah ada. Melalui promosi wista tersebut, akan semakin mengangkat keberadaan destinasi yang ada, serta mampu menciptakan potensi potensi wisata baru di sekelilingnya.

Sementara itu, Cung 2016, Abrain Lingga P, mengatakan yang terpenting dalam membangun potensi wisata daerah adalah dengan peningkatan promosinya. “Visi saya untuk memperkenalkan dan mempromosikan serta melestarikan kebudayan dan pariwisata yang ada di kabupaten Tuban,” ujarnya.

Lebih lanjut, cowok yang hobi main voli itu memaparkan, bahwa harapannya adalah ingin memuwujudkan wisata di Kabupaten Tuban berbasis masyarakat. Praktis, perlu advokasi ke masyarakat luas, untuk bagaimana agar mampu mengembangkan potensi wisata yang berbasis budaya dan kemasyarakatan.

Langkah lain yang perlu dilakukan yakni terus menjaga dan melestarikan kesenian dan kebudayaan leluhur yang ada. Melalui kesenian dan kebudayaan leluhur yang terjaga inilah potensi wisata akan tampak. “Ada tarian sandur, ada tayuban mungkin salah satu budaya yang saat ini masih perlu dilestarikan oleh warga Tuban. Batik gedok yang perlu kita banggakan sebagai warga Tuban selain bangga juga harus mampu melestarikan,” jelas cowok melankolis itu.

Siswa SMA N 1 Tuban itu melanjutkan, bahwa potensi lain yang perlu terus diangkat yaitu Tuban sebagai Bumi Wali. Dimana masyarakat harus mampu tetap menjaga kabupaten Tuban menjadi kabupaten yang dikenal sebagai tempatnya para wali.

Menurut cowok yang suka makan sayur becek itu, kekhasan Tuban seperti sebagai kota wali, punya batik gedog hingga memiliki kesenian khas seperti tarian sandur dan tayuban tersebut, mampu memberi daya tarik tersendiri dalam mengangkat potensi wisata Tuban. “Mari kita sama sama mewujudkan kabupaten Tuban menjadi kota yang memiliki daya tarik tersendiri,” katanya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. Margianto berkata:

    Perlu kerjasama semua pihak utk memajukan pariwisata tuban, byk lahan wisata milik Perhutani & pribadi, jg perlu investasi pihak ke 3, dan perlu menumbuhkan komunitas2 sadar wisata di tk desa