Published On: Sab, Agu 22nd, 2015

Come Back, Hadi Purwanto Bupati Lira Tuban

TUBAN

illustrasi: tim grafis seputartuban.com

illustrasi: tim grafisseputartuban.com

seputartuban.com– Kepengurusan lumbung informasi rakyat (Lira) Kabupaten Tuban dirombak total. Berdasarkan surat mandat Presiden Lira, ditegaskan terhitung sejak Juli 2015 lalu Ashadi Soeprapto telah resmi diberhentikan sebagai Bupati Lira Tuban.

Jabatan Bupati Lira Tuban kini dipercayakan kepada Hadi Purwanto. Pengangkatan Hadi ini sekaligus merupakan come back setelah hampir lima tahun menjabat sebagai Korda Lira V Jatim (Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Kabupaten dan Kota Mojokerto serta Jombang).

“Tak hanya Ashadi Soeprapto saja yang lengser, tapi semua kepengurusan Lira Tuban juga dibubarkan. Selanjutnya saya ditunjuk menyusun kepengurusan Lira Tuban yang baru,” kata Hadi, Sabtu (22/08/2015) malam.

Kembalinya Hadi Purwanto memimpin Lira Tuban bukan tanpa alasan. Mantan aktivis buruh kelahiran Desa Rengel dianggap figur paling pas sebagai Bupati Lira Tuban.

Selain sebagai cikal bakal berdirinya LSM anti rasuwah di Bumi Ronggolawe, sepanjang periode pertama memimpin Lira Tuban sebelum digantikan Ashadi Suprapto sekitar tahun 2010 lalu, Hadi Purwanto cukup sukses membongkar kasus korupsi.

Rekor itu menjadi berbalik banding sepanjang kepengurusan Ashadi Soeprapto cs. Dalam periode ini Lira Tuban seolah kehilangan pamornya dan nyaris tak terdengar kiprahnya oleh publik.

Padahal Ashadi punya catatan mentereng sebelum menjadi Bupati Lira Tuban. Dia pernah menjabat Kepala Disdikpora Tuban serta bacawabup pasangan cawabup Hamim Amir dari jalur independen dalam Pilkada Tuban 2011 silam.

Terkait perombakan tersebut, Bupati Lira Tuban Hadi Purwanto mengatakan tengah menyusun sejumlah program dengan pegiat anti rasuwah lainnya.

Selain tetap fokus pada pemberantasan korupsi, Hadi menyebut, akan melakukan kerjasama dengan sejumlah pihak termasuk lembaga pemerintah.

Menurut dia, bentuk kerjasama tesebut mulai dari edukasi serta pengawalan dan pendampingan penyusunan anggaran mulai tingkat desa hingga jajaran pemkab. Harapannya, agar pengelolaan anggaran benar-benar sesuai peruntukannya dan berbasis kemaslahatan rakyat.  MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author