Published On: Rab, Feb 27th, 2019

Bupati Tuban, TMMD Mampu Jadi Pemicu Kesadaran Wasbang dan Belneg

seputartuban.com, PARENGAN – Kodim 0811/Tuban bersama Pemkab Tuban menyelenggarakan Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104. Dengan tema “Dengan Semangat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Kita Percepat Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dalam Menjaga Keutuhan Wilayah NKRI”. Di Lapangan Kecamatan Parengan, kawasan Desa Parang Batu, Selasa (26/02/2019).

Kegiatan itu juga turut dihadiri oleh  Bupati Tuban, Fathul Huda. Komandan Korem 082, Dandim 0811/Tuban, Dandim 0809/Kediri, Dandim 0813/Bojonegoro, Dandim 0814/Jombang, Dandim 0815/Mojokerto, anggota Forkopimda Tuban. Sekretaris Daerah dan sejumlah pimpinan OPD, BUMN, BUMD dan Camat dan perangkat desa.

Dalam kesempatan itu ,Bupati Tuban, Fathul Huda, membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur, untuk memberikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD ke-104. Juga diselenggarakan secara serentak yakni di Kabupaten Magetan, Lamongan, Jember, dan Sumenep. Upacara pembukaan TMMD ke-104 di Kabupaten Tuban itu diikuti kurang lebih 500  peserta terdiri dari personil TNI, Polisi, Linmas, Satpol PP, organisasi pemuda dan masyarakat.

Fathul Huda menjelaskan TMMD merupakan bentuk pengeja wantahan kemanunggalan TNI dan rakyat. Juga menjadi salah satu program bhakti TNI yang dilaksanakan secara lintas sektor dan terpadu. “Hal ini  untuk meningkatkan akselerasi pembangunan guna meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dalam penerapannya, TMMD mengedepankan semangat gotong-royong guna membangun desa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati  menegaskan bahwa TMMD bukan semata pembangunan sarana fisik bagi masyarakat desa. Tapi juga membangunkan semangat dan percaya diri, agar masyarakat mampu mengelola potensi yang dimiliki. Tidak hanya itu, TMMD melalui beberapa kegiatannya diharapkan juga mampu menjadi pemicu kasadaran masyarakat tentang wawasan kebangsaan (Wasbang), bela negara (Belneg) dan upaya-upaya pencegahan paham radikalisme di desa. 

 “Kita semuanya berkeinginan agar rakyat semakin sejahtera dan mandiri, mempunyai daya tangkal dan daya cegah terhadap berbagai hal yang menjadi ancaman terhadap keutuhan bangsa. Terlebih untuk kedamaian di Jawa Timur,” tegasnya.

Untuk diketahui, program TMMD ke-104 di Kabupaten Tuban dipusatkan di Desa Brangkal, Kecamatan Parengan. Beberapa sasaran kegiatan yaitu. peningkatan jalan sepanjang 1,3 km, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 27 unit.dan pembangunan 1 unit mushola, 1 unit fasilitas MCK, 1 unit pos kampling.

Untuk program kegiatan non-fisik antara lain,pelayanan KB Mobile, pengobatan massal; pelayan Kartu Identitas Anak; penyuluhan mengenai kesehatan hewan, pertanian, kesehatan; serta sosialisasi terkait hukum dan ketertiban kepada masyarakat desa.

Usai mengikuti berlangsungnya upacara pembukaan TMMD, Danrem 082/CPYJ, Kolonel Arm Ruly Chandrayadi bersama Bupati Tuban, Fatkhul Huda meninjau beberapa titik lokasi yang rencananya akan dijadikan sasara pelaksanaan program TMMD ke-104 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Dijelaskan Danrem, selain program fisik, TMMD di Tuban juga akan diisi dengan beberapa kegiatan non fisik, seperti halnya penyuluhan hukum, pembekalan wawasan kebangsaan hingga bela negara. “Untuk sasaran fisiknya, Satgas TMMD akan melakukan pembangunan jalan sepanjang 1.300 meter, rehabilitasi musholla, pembuatan MCK dan pos kamling,” ungkap Kolonel Ruly.

Dia menambahkan, Desa Brangkal, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban sengaja dijadikan lokasi sasaran pelaksanaan program TMMD ke-104 saat ini. Sebab, kata Danrem, terdapat beberapa fasilitas maupun insfrastruktur umum yang perlu dibangun di Desa tersebut. “Pembangunan itu, ditujukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, serta kesejahteraan Desa,” tandasnya. RLS/RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author




Videos