Published On: Kam, Sep 4th, 2014

Bupati Tuban: Pak Sekda Sosok Ahli Ibadah dan Peduli Orang Miskin

TUBAN

ALMARHUM HERI SISWORO

ALMARHUM HERI SISWORO

seputartuban.com–Mendung menyelimuti langit diatas kantor Pemkab Tuban menyusul wafatnya Sekretaris Daerah (Sekda) Heri Sisworo, Kamis (04/09/2014) pagi. Kabar ini sangat mengejutkan mengingat pria kelahiran Desa Pucangan, Kecamatan Montong ini, tutup usia hanya beberapa detik saat akan mengikuti acara Korpri di Surabaya.

Sedianya Rektor Universitas Sunan Bonang (Unang) Tuban ini akan mengikuti pertemuan Korpri di Hotel Bidakara, Tegalsari, Surabaya. Saat akan sampai di lokasi mendadak dia pingsan dalam mobil. Sopir dinasnya yang mengetahui hal ini langsung membawanya ke Klinik Pusura, yang berada di sebelah lokasi pertemuan yang akan diikuti Heri .

DUKA MENDALAM: Bupati Tuban Fathul Huda dan sejumlah handai taulan turut mengantarkan jasad almarhum Heri Kusworo, Kamis (04/09/2014) sore.

DUKA MENDALAM: Bupati Tuban Fathul Huda dan sejumlah handai taulan turut mengantarkan jasad almarhum Heri Kusworo, Kamis (04/09/2014) sore.

Namun upaya ini tidak dapat menyelamatkan jiwa Sekda. Sekitar pukul 08.00 WIB, Heri Sisworo tutup usia karena serangan jantung. Kemudian jasadnya dibawa kerumah duka di jalan Raden Patah, Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, dan dikebumikan di pemakaman umum kelurahan setempat.

Bupati Tuban, Fathul Huda, sebelum pemberangkatan ke peistirahatan terakhir menyampaikan sejumlah hal kebaikan Sekda semasa membantu dirinya dalam mengelola pemerintahan.

“Beliau hari ini kembali kehadirat Allah SWT dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat dan kepada pemerintah. Ini sebuah ibadah yang dilakukan beliau sampai akhir hayatnya,” ungkap Huda.

Menurut dia, mendiang adalah figur profesional, kredibel, santun serta ikhlas dalam menjalankan tugasnya. “Beliau seorang yang sangat taat beribadah. Saya ingat ketika tiap bulan syawal, beliau masih melakukan puasa syawal enam hari serta selalu puasa senin dan kamis,” terang Huda.

Selain itu, masih kata bupatgi, Heri Sisworo juga pernah mengungkapkan kepada dirinya atas harapanya semua PNS di Pemkab Tuban dapat menunaikan ibadah haji. “Beliau selalu memikirkan nasib orang miskin. Sabtu yang lalu beliau menyampaikan sistem penanggulangan kemiskinan.

Ini bukti selama hidupnya beliau selalu memikirkan kesejahteraan masyarakat. Kematian itu bisa terjadi kapan saja, dan kepada siapa saja. Ketika ini kita jadikan peringatan bagi kita, maka tidak ada waktu sedikitpun untuk tidak kita gunakan untuk ibadah.” papar Huda panjang lebar.

Berdasarkan catatan yang ada, Heri Sisworo lahir pada 28 Nopember 1955 di Desa Pucangan, Kecamatan Montong. Almarhum meninggalkan seorang isteri bernama Wiyati. Dua orang anak, Warih Satria Setiawan dan Rahayu Dwi Anggraeni dengan menantu Triana Susanti dan Faishal Bahar. Serta dua cucu bernama Arvin Rayyan Ihsani dan Arga.

Pada tahun 1985 ia masuk sebagai CPNS kemudian 1986 sudah menjadi PNS dengan golongan III a. Jabatan yang pernah diemban diawali menjadi Kasi Pemerintahan Umum Kantor Pembantu Gubernur di Bojonegoro tahun 1989-1992.

Kasubbag Umum Kantor Pembantu Gubernur di Bojonegoro tahun 1992 s/d 1993. Kemudian pada tahun 1993-1998 menjabat sebagai Camat Senori. Kemudian pada tahun 1998 selama 6 bulan menjabat sebagai Camat Palang.

Kemudian pada 1998-1999 menjabat sebagai Kabag Kepegawaian Setda Pemkab Tuban. Tahun 1999-2001 sebagai Kasubbag TU Kantor Catatan Sipil Tuban. Kemudian pada tahun 2011 selama delapan bulan menjabat sebagai Kasubdin Pendaftaran dan Pencatatan Penduduk Dinas Nakerduk Tuban.

Pada tahun 2001-2007 sebagai Kepala Badan Pengawas Daerah Tuban. Sebagai Kepala Bappeda Pemkab Tuban selama 2007-2011, sebelum akhirnya menjabat Sekda Tuban hingga akhir hayatnya. MUHAIMIN

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos