Published On: Rab, Agu 5th, 2015

Bupati Tetapkan Tuban Darurat Kekeringan

TUBAN

kekeringan 2seputartuban.com – Pemerintah Kabupaten Tuban bergerak cepat menyikapi kondisi kekeringan yang melanda. Melalui Keputusan Bupati Tuban nomor 188.45/185/KPTS/414.012/2015 tentang Penetapan Status Keadaan Darurat Penanganan Bencana Kekeringan di Kabupaten Tuban.

Penetapan status ini penting, karena sebagai dasar penggunaan dana daerah akan lebih banyak. Jika tanpa status ini, dana yang disiapkan hanya Rp. 75 juta. Namun dengan status ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dapat memanfaatkan dana tak terduga Rp. 8 miliar.

Dari hasil pemetaan yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban ada 8 Kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan. Diantaranya Kecamatan Semanding, Kecamatan Grabakan, Kecamatan Jenu, Kecamatan Merakurak, Kecamatan Senori, Kecamatan Parengan, Kecamatan Montong dan Kecamatan Kerek. Dari 35 desa yang berpotensi kekeringan, saat ini sebanyak 15 desa yang tersebar di 7 kecamatan saat ini sudah mengalami kelangkaan air bersih.

Kepala BPBD Pemkab Tuban, Joko Ludiono mengatakan melalui SK Bupati tentang status darurat kekeringan dipakai dasar penanganan bencana lebih intensif. Keputusan tersebut berlaku sejak dikeluarkan surat yakni pada bulan Juli 2015. “Bila sewaktu-waktu butuh penanganan intensif kita bisa menggunakan anggaran dana tak terduga,” jelasnya, Selasa (04/08/2015).

Saat ini Pemkab Tuban telah mengirimkan bantuan air bersih ke desa-desa yang saat ini sedang mengalami kekeringan. Ada sebanyak 5 unit kendaraan yang disediakan untuk mendistribusikan air bersih. “Sejak bulan Juni kemarin kita sudah distribusikan air bersih ke daerah-daerah yang mengalami kekurangan air bersih,” sambungnya.

Joko menambahkan, puncak kemarau atau kekeringan diperkirakan pada pertengahan bulan ini hingga Desember mendatang. Hal itu disebabkan karena adanya gelombang elnino didasar laut jawa yang saat ini masih bersifat moderat. “Kita juga sudah melakukan koordinasi dengan BNPB baik ditingkat propinsi maupun pusat,” pungkas Joko. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author