Published On: Rab, Apr 6th, 2016

Bupati Resmi Lepas Wisata Kambang Putih Kepada Investor

JENU

Salah satu sudut terminal wisata tuban (TWT) yang belum oprimal kegunaanya

Salah satu sudut terminal wisata tuban (TWT) yang belum oprimal kegunaanya

seputartuban.com – Wisata Kambang Putih, komlek Terminal Wisata Tuban (TWT) yang mangkrak bertahun-tahun akhirnya akan segera difungsikan. Bupati Tuban, Fathul Huda sudah menandatangani kontrak dengan investor.

Pihak ketiga tersebut adalah PT Cahaya Ananta yang berasal dari Pati, Jawa Tengah. Investor itu yang mengelola Juwana Water Fantasy (JWF) menandatangani kontrak dengan Bupati sejak  Senin (4/4/2016). “Sudah dilakukan penanda tanganan kontrak kerjasama,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban, Budi Wiyana, Rabu (6/4/2016) siang.

Saat masih dilakukan inventarisir oleh tim teknis Pemkab. Mereka bersama investor melakukan penilaian aset maupun mendata kebutuhan pengembangan. Kemudian akan dilakukan perjanjian secara teknis mulai dari sistem sewa, besaran sewa dan juga besaran retribusi yang harus dibayar ke Pemkab Tuban.

“Rencananya mereka akan melakukan penambahan wahana. Namun untuk jenis menyesuaikan kondisi yang ada. Investor berharap pada lebaran nanti sudah bisa dibuka dan sudah ada penambahan wahana,” sambung Sekda.

Kerjasama yang dilakukan dengan investor memakai sistem sewa selama 5 tahunan. Setiap tahun akan dilakukan evaluasi, dengan harapan aset yang sudah dimiliki tersebut bisa difungsikan sesuai dengan tujuan pembangunannya.

Selain itu, menurut Sekda juga berharap dengan dioperasikan wisata kambang putih pendapatan asli daerah (PAD). Selain itu berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Bila terus dibiarkan maka Pemkab akan mengalami kerugian. Sebab setiap tahunnya mengeluarkan anggaran untuk pemeliharaan dan juga menggaji pegawai yang ada,” tegasnya.

Diketahui, saat sebanyak 6 pegawai negeri sipil (PNS) bertugas ditempat wisata itu akan dipindah ke kantor. Sedangkan investor diminta tetap memakai pekerja non PNS yang sudah lama mengabdi. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author