Published On: Sab, Agu 27th, 2016

Bupati Pastikan Tempat Wisata Tuban Gunakan Sistem Elektrik

TUBAN

seputartuban.com – Dengan terungkapnya kasus dugaan manipulasi tiket masuk wisata pemandian Bektiharjo blum lama ini membuat Bupati Tuban, Fathul Huda geram. Dia meminta kepada Dinas terkait agar merubah sistem masuk tempat wisata yang manual dengan sistem tiket elektrik.

 FATHUL HUDA: Kita fasilitasi sesuai kompetensinya. Seperti yang punya potensi ternak kita  beri ternak. Yang potensinya berjualan kita bantu modal.


BUPATI TUBAN FATHUL HUDA

Menurut Bupati, sebelum adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Unit II Tipikor Satreskrim Polres Tuban, Minggu (21/8/2016) lalu, Pemkab Tuban melalui Inspektorat telah mendeteksi adanya penyelewengan yang dilakukan oleh petugas tempat wisata itu. Sebab sebelumnya inspektorat telah melakukan audit pendapatan dari tempat wisata itu, bahkan petugas telah diberikan peringatan terkait temuan itu.

“Bolak balik sudah diingatkan, namun mereka masih saja melakukan tindakan yang tidak baik itu. Nanti tiket masuk akan dibikin dengan sistem elektronik,” kata Bupati Tuban usai rapat paripurna DPRD Tuban, Kamis (25/8/2016).

Sedangkan petugas yang diduga terlibat dalam manipulasi tiket itu saat ini sudah dimutasi dan akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang ada. Sedangkan saat ditanya apakah ada keterlibatan dari pejabat diatasnya, Bupati mengatakan masih belum cukup bukti, sehingga belum dapat memastikanya. “Saat ini proses hukum masih berjalan dan kita tunggu dari hasil penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian,” ujar Bupati Tuban.

Bupati Tuban tidak akan turut campur dalam penyidikan Polisi. Apakah OTT itu masuk kategori korupsi atau pidana biasa.  “Kita serahkan kepada polisi untuk mengembangkan kasus ini dan harus diusut tuntas,” tegas Bupati.

Diketahui, beberapa tempat wisata yang dikelola oleh Dinas Perekonomian dan Pariwisata yakni Rest Area, Pantai Boom, Goa Akbar dan Kolam Renang Bektiharjo. Sebelumnya Terminal Wisata Kambang Putih juga dikelola oleh Disperpar, namun saat ini sudah dikerjasamakan pengelolaanya.

Karena pendapatan yang dihasilkan dari pengelolaan tempat wisata itu tidak cukup dipakai untuk mengaji petugas yang ada dilokasi wisata tersebut. Bahkan setiap tahunnya Pemkab harus torok, hal itu membuktikan kurang bagus manajemen dalam pengelolaan wisata di Tuban.

Masih menurut Bupati, sedangkan wisata di Tuban yang dikelola oleh kelompok masyarakat maupun pihak ketiga berjalan dengan baik dan dapat berkembang dengan pesat. Sebab wisata bila dikelola dengan baik tidak akan mengalami kerugian. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. Margianto berkata:

    Sebaiknya utk tiket masuk tempat wisata menggunakan tiket gelang, seperti yang digunakan oleh tempat2 wisata pada umumnya, seperti WBL, jatim park Malang, Kebun binatang Surabaya, dll., karena tiket gelang tidak akan bisa digunakan lagi oleh petugas loket