Published On: Jum, Agu 8th, 2014

Bupati Minta PT SI Retas Kemiskinan Warga Tuban

KEREK

RETAS KEMISKINAN: Bupati Tuban Fathul Huda saat memeberikan sambutan dala acara peresmian kantor pusat baru PT SG di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Jumat (08/08/2014) pagi.

RETAS KEMISKINAN: Bupati Tuban Fathul Huda saat memeberikan sambutan dala acara peresmian kantor pusat baru PT SG di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Jumat (08/08/2014) pagi.

seputartuban.com-Keberadaan PT Semen Indonesia (PT SI) sebagai induk PT Semen Gresik (PT SG) pabrik operasional Tuban, tak “egois” dan hanya membesarkan korporasinya sendiri. Karena sebagai perusahaan besar, PT SI punya tanggung jawab sosial yang tak kalah besar pula. Salah satunya, membantu mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Tuban.

Ungkapan tersebut disampaikan Bupati Tuban Fathul Huda dalam acara peresmian kantor pusat PT SG di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Jumat (08/08/2014) pagi.

Huda mengatakan, “bedol” kantor pusat PT SG dari semula di Jalan Veteran Kota Gresik ke Tuban, diharapkan bisa membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mindset struktur kehidupan sosial Bumi Wali.

Selain itu, tak men gabaikan budaya dan kultur yang ada di lingkungan sekitar tetap terjaga. Sebab tak dipungkiri industrialisasi bisa membawa dampak perubahan budaya yang ada.

“Semoga masyarakat Tuban ekonominya bisa semakin meningkat, serta tetap mejaga budaya dan tradisi yang ada, jangan sampai kemasukan budaya-budaya asing, yang mudah masuk kerena adanya industrialisasi. Saat ini kita terus memerangi minuman keras dan PSK, sehingga Tuban bersih dari segala penyakit masyarakat,” kata birokrat kelahiran Desa Pakel, Kecamatan Montong ini.

Huda juga berharap peran serta perusahaan semen “plat merah” itu menjaga lingkungan agar selalu tetap hijau terus dipelihara. Saat ini Kabupaten Tuban meskipun sudah dinyatakan sebagai kota kecil, tetapi masih mendapatkan penghargaan Adipura Kencana.

“Kita selalu melakukan penghijauan di jalan-jalan. Dan terbukti diakui secara nasional, meskipun Tuban sebagai kota industri mendapat penghargaan Adipura Kencana,” sambungnya.

Dia juga tak memungkiri, adanya perusahaan-perusahaan besar di Tuban telah membantu menurunkan angka kemiskinan yang ada. Terbukti tiga tahun lalu angka kemiskinan mencapai 26,5 persen, namun pada tahun 2013 mengalami penurunan menjadi 13 persen.

“Kita berharap angka kemiskinan yang ada semakin menurun dari tahun ke tahun. Hal itu bisa terwujud bila ada peran serta dari semua masyarakat dan dukungan dari dari berbagai sektor. Termasuk sejumlah korporasi besar yang ada di Tuban,” papar Huda sembari menjelaskan saat ini Kabupaten Tuban menduduki peringkat ketiga se-Indonesia dalam bidang peternakan sapi dan sebagai penyuplei daging sapi terbesar di negeri ini. MUHLISHIN

Facebook Comments

About the Author