Published On: Kam, Agu 15th, 2013

Bupati Berharap Kades Berperan Perangi Kemiskinan Dan Anak Putus Sekolah

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com – Bupati Tuban, Fathul Huda berharap kepala desa terpilih berperanserta dalam memberantas kemiskinan yang ada diwilayah Kabupaten Tuban. Hal ini disampaikan usai melantik 271 kepala desa di Gedung Graha Sandiya, Perumdin PT. Semen Indonesia, di Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, Tuban (14/08/2013).

Pelantikan kades

DILANTIK : Kades dipanggil secara bergantian untuk menerima SK

“Kami berharap peran serta Kepala Desa yang sudah dilantik berperan serta dalam memberatas kemiskinan yang ada didesanya masing-masing. Sehingga kehidupan masyarakat kita bisa hidup dengan layak dan sejahtera,” harapnya.

Bupati Tuban mempersiapkan dana Rp. 100,5 milyar dalam memberantas kemiskinan yang ada diwilayah Kabupaten Tuban. Dan diharapkan Kepala Desa berperan aktif memberikan usulan kepada Pemkab Tuban.

“Nanti dari usulan desa-desa mana yang perlu kita tangani dulu dan potensi apa yang ada didesa tersebut sehingga bisa kita danai. Dana tersebut diluar proyek APBN dan APBD yang sudah berjalan saat ini dan DAK. Setelah dilantik akan kita lakukan pembinaan terhadap kades dan supaya membuat APBDes bersama BPD,” kata Bupati Tuban.

Selain persoalan pengentasan kemiskinan, Kepala Desa juga diharapkan berpartisipasi mengurangi anak putus sekolag. Karena saat ini menurut Bupati sebanyak 7.422 anak putus sekolah usia 12 tahun sampai 15 tahun. “Anak yang putus sekolah di Kabupaten masih banyak, itu juga butuh kita tangani. Antara kemiskinan dan kebodohan itu tidak bisa kita pisahkan, keduanya harus kita tangani bersamaan,” imbuh Bupati.

Diketahui, bagi Kepala Desa yang tidak memiliki bengkok (lahan garapan), tahun pertama ini Pemkab Tuban akan menaikkan tunjangannya. “Waktu saya berkunjung kedesa-desa saya merasa kasihan terhadap Kepala Desa yang tidak punya bengkok. Seperti Desa Sidonganti, Kecamatan Kerek, dan Desa Sumber, Kecamatan Merakurak, sehingga mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik.  Untuk tahun pertama ini tunjangannya akan kita naikkan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,”  janjinya. (lis)

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. jolodot berkata:

    harapan bagus pak Bupati tapi saya berpikir tdk berbanding terbalik dg realiata yg ada, bahwa untuk jadi kepala desa saja minimal mereka ngerogoh kocek diatas 200 juta, apa gak kemudian lantas berpikir bagaimana uang itu kembali..? jadi sepertinya rakyat di desa hanya ada dan hadir manakala pilkades digelar tapi, bagi sang Kepala Desa yg sdh dilkantik kehadiran mereka tdk berarti lagi karena suaranya sdh dibeli di pilkades kemarin……hmmmm