Published On: Ming, Okt 19th, 2014

Booking Kencan Pemandu Lagu Paling Mahal Rp. 150 Ribu

Share This
Tags

PARENGAN

AMAN BEROPERASI : Inilah salah satu tempat yang diduga kuat menjadi karaoke ilegal berkedok rumah makan beroperasi dengan aman sejak 2 tahun lalu

AMAN BEROPERASI : Inilah salah satu tempat yang diduga kuat menjadi karaoke ilegal berkedok rumah makan beroperasi dengan aman sejak 2 tahun lalu

seputartuban.com – Gemerlap hiburan malam nampaknya tidak hanya dikawasan perkotaan Kabupaten Tuban. Disejumlah kecamatan karaoke ilegal mulai menjamur dan laris dibanjiri konsumenya. Tidak hanya mendapat pelayanan saat karaoke, nampaknya para pemandu lagu ini bisa dibooking kencan singkat diluar lokasi sepulang kerja.

Salah satu pemandu lagu di kawasan desa yang dekat dengan perbatasan Kab. Bojonegoro yang masih masuk kawasan Kabupaten Tuban, sebut saja mawar, anak baru gede (ABG) asal Kabupaten Bojonegoro ini sudah bekerja setahun. Karaoke tempat kerjanya dari luar nampak sejenis depot atau warung makan kelas menengah yang sudah beroperasi 2 tahun lalu. Namun ketika pukul 21.00 WIB, tempat ini berubah menjadi karaoke, bahkan para pemandu lagunya sekaligus memberikan layanan seks dengan dibawa keluar lokasi.

“Selama ini berjalan aman saja, saya kerja disini untuk kebutuhan hidup baik untuk saya pribadi maupun keluarga di rumah. Bagaimana pun caranya saya kerjakan yang penting tidak mencuri dan merampok,” remaja cantik ini.

Penghasilan dari pekerjaanya menjadi pemandu lagu tidak menentu. Jika kondisi sepi dia hanya mengantongi Rp. 50 ribu, namun jika sedang ramai dia mampu mendapatkan hasil hingga Rp. 400 ribu.

Agar mendapatkan hasil lebih, usai jam 24.00 WIB atau jam 01.00 WIB jika malam minggu sepulangnya kerja, dia memberikan layanan lebih. Yakni memberikan layanan seks, yang biasanya dibawa ke tempat penginapan. Caranya, pelanggan harus memberikan uang cash Rp. 100 ribu hingga Rp. 150 ribu terlebih dahulu saat ditempat karaoke. “Tergantung negonya mas, kalau sudah cocok bisa dibawa,” ungkapnya.

Dalam semalam ia jika mujur mampu mendapatkan uang hasil layananya hingga Rp. 800 ribu. “Terserah yang membawa.  Biasanya kita dibawa ke penginapan yang lokasinya tidak jauh dari tempat kerja. Biasanya semalam kita bisa menghasilkan sekitar Rp. 800 itu sudah termasuk uang hotel,” tambah Mawar.

Paraktek karaoke ilegal ini nampaknya tidak pernah mendapat tindakan tegas dari pihak terkait. Selain di Kecamatan Parengan, paraktek serupa juga terjadi di kawasan Kecamatan Soko, Kecamatan Plumpang, Kecamatan Jenu dan Kecamatan Widang. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos