Published On: Jum, Des 7th, 2012

Bocah SD Diperkosa Sepupunya Di Hutan

Share This
Tags

Penulis : Pito Suwarsono

BANGILAN

seputartuban.com – Agus Dwi Buntoro (26) warga Desa Kablukan, Kecamatan Bangilan, Tuban, ditangkap Polisi gara-gara diduga memperkosa Bunga (9), bukan nama sebenarnya. Bocah yang masih kelas 3 Sekolah Dasar.

Kejadian berawal saat tersangka yang sehari-hari sebagai pedagang mainan anak di Sekolah tempat korban. Langsung menjemput korban yang masih saudara sepupunya tersebut untuk diajak jalan-jalan.

Korban yang masih lugu dan termakan bujuk rayu tersangka yang akan memberinya uang tersebut, menurut saja ajakanya. Tersangka lalu membawa korban kekawasan hutan Jlaru, Desa Banjarworo, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban. Dan ditengah hutan tersebut, pakaian korban langsung dilucuti dan korban lalu diperkosa.

Usai melampiaskan nafsu, tersangka yang baru saja dikaruniai anak perempuan berumur 8 bulan tersebut, mengancam agar korban tidak melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya. tersangka ini mengancam korban, jika korban melaporkan kejadian tersebut kepada orang lain. Maka pelaku akan menyebarkan video rekaman adegan mesum pelaku dengan korban.

Kasus ini terkuak saat orang tua korban yang curiga akan kondisi anaknya yang biasanya ceria, tiba-tiba terlihat murung saat di rumah. Awalnya korban tidak mengaku, namun setelah didesak, korban akhirnya mengaku bahwa baru saja menjadi korban perkosaan yang dilakukan oleh saudara sepupunya tersebut.

Tak terima, orang tua korban lalu melaporkan kejadian yang menimpa anaknya tersebut ke Polisi. Polisi yang mendapati laporan, langsung melakukan penangkapan kepada pelaku. Dan tersangka juga pernah ditangkap Polisi gara-gara menghamili perempuan saat di Surabaya dulu.

Kepada petugas penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Sat Reskrim Polrs Tuban, Tersangka mengakui semua perbuatanya. Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Arief Kristanto saat dikonfirmasi seputartuban.com jum’at (6/12/12) mengatakan bahwa awalnya korban diajak jalan-jalan oleh pelaku. Dan selanjutnya pelaku memperkosa korban di tengah hutan. “Awalnya diajak jalan-jalan, lalu korban diperkosa di tengah hutan,” jelasnya.

Pelaku dijerat UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan perempuan dan anak, dengan ancaman hukuman minimal 3 tahun dan maksimal 12 tahun penjara. Bersama pelaku, Polisi juga mengamankan seragam sekolah korban, dan celana dalam korban yang dipenuhi bercak darah korban dan sperma pelaku.

Foto : Tersangka saat menjalani pemeriksaan penyidik UPPA Sat Reskrim Polres Tuban serta saat menunjukkan barang bukti baju seragam sekolah korban

Facebook Comments

About the Author