Published On: Rab, Mei 21st, 2014

BKD: Soal Kekurangan Guru Tanggungjawab Bersama

TUBAN

TANGGUNGJAWAB BERSAMA: Kekurangan tenaga guru adalah persoalan bersama dan tidak bisa dibebankan pada satu instansi saja.

TANGGUNGJAWAB BERSAMA: Kekurangan tenaga guru adalah persoalan bersama dan tidak bisa dibebankan pada satu instansi saja.

seputartuban.com– Masalah kekurangan tenaga guru SD yang berstatus Pegewai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Tuban bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) saja. Melainkan  juga menjadi tanggungjawab segenap jajaran Pemkab Tuban.

Dengan begitu, kasus kekurangan guru PNS di Disdikpora sejatinya merupakan pekerjaan yang harus diselesaikan di dapur rumah tangga Pemkab Tuban. Jumlah guru yang ada saat ini 3.768 orang. Sedangkan kebutuhan tenaga guru seharusnya 5.261 orang. Sehingga kekurangannya sebanyak 1493 guru. Di antaranya untuk guru kelas, guru pendidikan agama islam (PAI), guru pendidikan jasmani (penjas) dan kepala sekolah (kasek).

Menanggapi hal ini Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tuban, Nur HAsan, menjelaskan meski dari rekrutmen CPNS kemarin secara resmi ada penambahan 257 guru, tetap masih belum mampu mengcover kekurangan yang ada. Menurutnya, BKD hanya melakukan amanah sesuai data analisis beban kerja yang diterima dari pihak terkait.

“Intinya dalam perekrutan PNS, BKD berdasarkan data analisis beban kerja,” kata Nur Hasan kepada seputartuban.com, Rabu (21/05/2014).

Mengenai besarnya jumlah tenaga guru yang harus terpenuhi, dia menambahkan bahwasanya ini persoalan yang sudah seharusnya menjadi pertimbangan dari segala pihak. Meski keadaan di lapangan banyak tenaga guru tidak tetap (GTT), tidak bisa kemudian serta merta persoalan kekurangan guru dibebankan kepada mereka. Mengingat insentif yang didapat jauh dari standar.

“BKD kan tidak cuma menangani masalah PNS guru, melainkan seluruh PNS dari semua instansi. Makanya ini perlu ada komunikasi intens guna menyelesaikan persoalan tersebut,” terangya.

Nur Hasan menyebut, selama ini BKD sudah menjalin komunikasi intensif dengan  komisi terkait di DPRD Tuban, maupun pihak-pihak yang selama ini masih dianggap belum memenuhi kuota standar kepegawaian di semua instansi.

Sehingga diharapkan ketika nanti ada perekrutan CPNS bisa memasukkan jumlah kekurangan tenaga sesuai data analisis beban kerja.

“Baik soal kekurangan tenaga guru berstatus PNS maupun lainnya, ini menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya. AMIN

Facebook Comments

About the Author