Published On: Sen, Mei 9th, 2016

Bisnis Kerupuk Rambak Raup Untung Bersih Hingga Rp. 5 Juta

PALANG

seputartuban.com – Kerupuk salah satu jenis cemilan atau makanan yang cukup digemari masyarakat. Pemilik usaha kerupuk rambak di Dusun Klorak, Desa Leran Wetan, Kecamatan Palang, Wantini mampu dapatkan untung bersih hingga Rp. 5 juta tiap bulan.

BERKEMBANG : Produksi krupuk rambak menjadi prospek bisnis menguntungkan

BERKEMBANG : Produksi krupuk rambak menjadi prospek bisnis menguntungkan

Perempuan periang itu mengaku memulai bisnis kerupuk rambak sejak sekitar tahun 1996. Hingga sekarang genap 20 tahun usahanya tersebut masih bertahan dan terus berkembang.

Awal membuka bisnisnya, Wantini patungan (bagi modal) dengan saudara iparnya. Dalam ingatannya, saat itu usaha kerupuk mereka baru mampu memproduksi kerupuk sekitar 15 Kilogram (Kg) dalam sehari. “Dari penjualan kerupuk yang hanya berbobot 15 Kg per-harinya pada saat itu, hasilnya kami bagi rata,” kata Wantini, Senin (9/5/2016).

Dengan berkembangnya waktu, usahanya terus meningkat dimana permintaan pelanggan terus bertambah. Hingga pada akhirnya Wantini memilih bisnis sendiri. Pelanggannya sebagian besar berasal dari Kecamatan Palang dan Kecamatan Tuban. Saat ini dirinya terus mengembangkan pasarnya kedaerah daerah lain. “Terjauh sampai ke Paciran (Kab. Lamongan) bagian barat,” lanjutnya.

Wantini terus berupaya untuk membesarkan usahanya, jatuh bangun merupakan hal biasa dalam bisnisnya. Ibu paruh baya ini juga mengaku hampir mengalami gulung tikar. “Persaingan dalam usaha kerupuk banyak sekali, karena cara pembuatannya hampir semua orang bisa. Harga bahan pokok pembuatan kerupuk terus naik, dan ini menjadi kendala juga,” ungkapnya.

Saat ini, perhari Wantini mampu memproduksi hingga 50 Kg kerupuk rambak. Hasil produksinya tersebut dia jual seharga Rp. 16 ribu per Kg. Rata rata dia mampu peroleh untung bersih antara Rp. 100 ribu hingga Rp. 200 ribu per-harinya. Sebulan dia mampu untung bersih hingga Rp. 5 juta.

Diketahui, proses pembuatan kerupuk rambak, yakni siapkan adonan tepung terigu, tepung tapioka dengan bumbunya. Kemudian adonan dicetak ke loyang, direbus dalam air panas, keringkan lalu di potong-potong dan dijemur. Potongan yang sudah mengering dapat di goreng. USUL PUJIONO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos