Published On: Sen, Jun 20th, 2016

Berkah Ramadan, Penjual Bunga Laris Manis

JATIROGO

seputartuban.com – Nyekar (ziarah makam) sudah menjadi tradisi masyarakat, saat Ramadan. Kondisi tersebut, membuat para pedagang bunga tabur ketiban rezeki yang berlipat. Beberapa pedagang di Kecamatan Jatirogo dan Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban.

Penjual bunga tabur

Penjual bunga tabur

“Untuk setiap harinya selama bulan puasa, bunga saya laku hingga 25 kilogram per hari,” kata Parmadi, salah satu pedagang bunga tabur di dekat Pasar Jatirogo, Minggu (19/06/16).

Bukan hanya untuk nyekar saja, lanjutnya, bunga-bunga tersebut juga banyak digunakan untuk kelengkapan ritual-ritual lainnya selama bulan Ramadan. Hal demikian yang menyebabkan melonjaknya permintaan bunga pada bulan berkah ini.

“Untuk harga satu pincuknya (bungkus) Rp 5 ribu, yang berisikan bunga mawar, bunga kenonggo, dan bunga gading,” kata pedagang bunga sejak 10 tahun lalu itu.

Lek Par sapaan akrabnya, menambahkan, karena permintaan pasar yang banyak tersebut, harga dagangannya mengalami kenaikan kisaran Rp. 2 Ribu per bungkus. “Dan untuk hari-hari biasa bunga ini hanya Rp. 3 ribu, tapi karena permintaan banyak hargapun ikut dinaikkan,” tutupnya.

Kondisi yang sama juga terjadi di daerah kecamatan Bangilan, di beberapa sudut jalan poros kecamatan terlihat beberapa pedagang musiman bunga tabur memajang dagangannya.

Rukmini, salah satu penjual mengatakan pemandangan tersebut selalu terjadi tiap tahunnya saat mendekati lebaran. Mereka berjualan dipinggir jalan selama ramadan. Dagangannya cukup laris dicari pembeli, apalagi saat mendekati lebaran. “Saat mendekati lebaran, banyak warga cari bunga untuk nyekar. Ini bisa membantu kami menambah rezeki buat lebaran,” pungkasnya. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author