Published On: Kam, Jan 7th, 2016

Berbagi Semut Jepang, Sang Pembasmi Penyakit Kronis

TUBAN

IKHLAS : Supriadi menunjukkan semut jepang yang ia budidaya dan siap diberikan kepada yang membutuhkan

IKHLAS : Supriadi menunjukkan semut jepang yang ia budidaya dan siap diberikan kepada yang membutuhkan

seputartuban.com – Mungkin sebagian orang menganggap jijik atau geli dengan hewan semut. Namun berbeda dengan semut ini, karena memiliki khasiat untuk pengobatan. Serangga ini membuatnya jatuh hati dan kini dia berbagai dengan orang lain.

Hewan yang memiliki nama latin tenebrio molitor atau biasa disebut semut jepang, bukan seperti semut yang kita jumpai. Dia memiliki postur dan pola hidup yang berbeda. Bahkan untuk membudidayakanya relatif mudah.

Jika dikonsumsi secara terus menerus dipercaya akan mampu mengobati penyakit stroke, diabetes, hipertensi, asam urat dan jantung koroner. Selain itu mampu memperlancar peredaran darah manusia.

Supriadi, yang sehari-hari sebagai Kasi Sarana Prasarana, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tuban memiliki pengalaman berharga dengan semut jepang. Bahkan dia kini gemar berbagai dengan koleganya agar manfaat semut tersebut dapat dirasakan orang banyak.

Awalnya dia mendapatkan semut jepang saat berkunjung ke Kabupaten Bojonegoro. Yang dibeli dari Kalimantan secara online dengan harga Rp. 3.000 tiap ekor dan membeli sebanyak 200 ekor dengan ongkos kirim Rp. 50.000. Kemudian dia konsumsi kumbang arab itu sepekan 3 ekor. Dikonsumsi dengan menggunakan kapsul kosong atau dikunyah langsung.

Khasiatnya penyakit kolesterolnya turun. Dia memakan 5 biji mlinjo tidak berdampak buruk pada kesehatanya. Padahal sebelumnya dokter melarangnya. Kondisi ini kemudian terulang hingga beberapa kali.

“Saya hampir tidak percaya ketika datang kedokter dan beliau mengatakan bahwa kadar hemoglobin dalam darah saya sudah menurun. Dan masalah kesehatan saya berangsur-angsur membaik. Hingga kemudian pesan baik ini saya teruskan dengan membagi-bagikanya secara gratis kepada siapa saja yang memerlukan,”  ungkapnya.

Bapak 2 anak itu kini gemar berbagi gratis semut jepang kepada yang membutuhkan. Karena ia ingin banyak orang yang merasakan manfaatnya. Kini telah memiliki 5 toples dengan masing-masing 50 ekor tiap toples siap diberikan lagi kepada yang membutuhkan. “Saya berikan gratis, saya ingin banyak orang merasakan manfaat seperti yang saya rasakan,” imbuhnya.

Budidaya atau ternak semut jepang tidak sulit. Cukup menyiapkan toples sebagai wada, kemudian diberi kapas secukupnya untuk tempat tinggal. Sedankan sebagai bahan makanan, diberikan ragi secukupnya. “Saya akan terus membagi semut jepang, agar manfaat semakin banyak yang merasakanya,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author