Published On: Kam, Jan 7th, 2016

Berbagi Peran Dampingi Petani Wujudkan Swasembada Pangan

TUBAN

SINERGI : Danramil Plumpang bersama petugas pertanian meninjau petani yang sedang membajak sawahnya

SINERGI : Danramil Plumpang bersama petugas pertanian meninjau petani yang sedang membajak sawahnya

seputartuban.com – Kecamatan Plumpang merupakan salah satu kawasan lumbung padi di Kabupaten Tuban. Untuk menjaga produktifitas hasil pertanian, dibutuhkan optimalisasi peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang bersinergi dengan petugas pertanian.

Danramil Plumpang, Kapten Inf. Istoha, mengatakan dalam rangka percepatan program upaya khusus (upsus) ketahanan pangan dipengaruhi sejumlah faktor. Diantaranya adalah pendampingan dan pengawalan petani.

Pengawalan dilakukan untuk menggerakkan petani dalam penerapan tekhnologi. Babinsa dan penyuluh pertanian berperan sebagai komunikator, fasilitator, advisor, motivator, edukator, organisator dan dinamisator bagi petani.

Diantaranya berperan pengawalan dan pengamanan penyaluran beinih, pupuk, bantuan alat pertanian. Juga perbaikan jaringan irigasi pertanian, sistem tanam serentak. Serta optimalisasi produksi padi dan lahan. “Upaya itu sudah dilakukan menjalankan program upsus Babinsa Desa Magersari dan Desa Jatimulyo, Serka Pandai Efendi,” ungkap Danramil, Rabu (6/1/2016).

Kehadiran Babinsa mendampingi pertani bersama penyuluh pertanian. Sehingga kerja pendampingan akan lebih optimal karena dilakukan banyak pihak. “Peran Babinsa bukan untuk mengambil alih peran penyuluh, tapi lebih kearah sinergi,” imbuhnya.

Diketahui, program upsus melibatkan 6 kelompok tani (poktan) Desa Magersari dengan luas lahan 170 hektar dan 1 poktan Desa Jatimulyo dengan luas lahan 30 hektar. Rincian luas lahan masing-masing Poktan yakni Poktan Tirto Cantoko 60 ha, Poktan Mekarsari 2 luas 40 ha, Poktan Mekarsari 3 luas 30 ha. Poktan Citro Buono luas 10 ha, Poktan Mayangsari luas 30 ha , Poktan Tani Maju luas 30 ha. MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author