Published On: Sel, Agu 20th, 2013

Berawal Hobi, Mahasiswa Asal Tuban Jadi Atlit Chuck Glider Tingkat Nasional

Share This
Tags

JENU

seputartuban.com – Berawal dari komunitas dan hobi, seorang mahasiswa asal Desa Punggulrejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban menjadi atlit Nasional. Windi Putri Astuti (22), merupakan mahasiswa Institut Sain dan Teknoligi, Jogyakarta yang telah berprestasi menjadi atlit Chuck Glider tingkat nasional.

Chuck Glider

BERAWAL DARI HOBI : Windi Putri Astuti menunjukkan pesawatnya

Awalnya, dirinya masuk dalam komunitas Himpunan  Aeromodeling Akprind Club (HAAC) di kampusnya. Mahasiswi fakultas Akademi Perindustrian (Akprind) itu berniat untuk mengikuti Chuck Glider  atau jenis lomba menerbangkan pesawat Outdoor Hand Launc Glider (melemparkan pesawat mainan diluar ruangan ). Melalui komunitas di kampusnya pada tahun 2012 itulah dirinya memulai aktivitasnya.

Meskipun berawal dengan hobi, anak pasangan dari Yunus Mujianto (46) dan Wardaningsih (46), ini tidak terus berpangku tangan. Dirinya sudah berhasil mencatat prestasi yang cukup membanggakan dari hobinya tersebut. Yakni menjadi atlit dalam Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) mewakili DI Yogjakarta di Pekan Baru, Riau.

“rencana akan mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dalam perlombaan yang sama di Jember pada Bulan September 2013 nanti,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi di lokasi latihan, di lapangan Dusun Ndasin, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jneu, Kabupaten Tuban, Senin (19/08/2013) mengatakan, perlombaan yang digelutinya tidak cukup sulit untuk djalankan. Atlit harus mampu menerbangkan pesawat buatannya diluar ruangan selama mungkin.

Windi Putri Astuti

BERPRESTASI : Windi Putri Astuti, menunjukkan medali yang diperolehnya

Chuck Glider yang baik akan dapat terbang lebih dari 120 detik (2 menit). Bentuk model yang dilombakan bebas tetapi harus memiliki luas sayap antara 187,5 cm2 sampai 800 cm2. Hal ini sesuai ketentuan dalam perlombaan.

Chuk Glider memiliki panjang sayap lebih dari 150 cm. Luas sayap dari model ini berkisar antara 32-34 dm2 dengan berat minimal 410 gram . Untuk membawa atau menaikkan model ini keudara, penerbang akan menarik dengan tali yang panjangnya tidak boleh lebih dari 33 meter. Serta harus dilengkapi bendera berwarna. Semakin lama terbang, akan semakin bagus dan memperoleh penilaian yang bagus.

“teknik saja yang harus dilatih, senmakin banyak latihan akansemakin bagus. Kuncinya harus pintar membaca arah angin dan germal atau putaran aliran udara atas. Sehingga bisa menerbangkan pesawat atau chuck glider, “ ungkapnya. (han)

Facebook Comments

About the Author