Published On: Sen, Nov 28th, 2016

Bengawan Solo Meluap Rendam Tiga Kecamatan

SOKO

seputartuban.com – Hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir diwilayah hulu. Menyebabkan tinggi muka air sungai bengawan solo, Sabtu (26/11/2016) pagi meluap hingga kepemukiman warga di 3 kecamatan.  Yakni kawasan Kecamatan Soko, Kecamatan Rengel, dan Kecamatan Plumpang.

LANGGANAN BANJIR : Sekolah kebanjiran sangat menganggu proses pendidikan siswa

LANGGANAN BANJIR : Sekolah kebanjiran sangat menganggu proses pendidikan siswa

Kondisi banjir sudah merendam rumah warga, tempat pendidikan, makam desa, jalan poros desa, hingga kawaan pertanian tanaman padi. Terparah, genangan air tersebut merendam 6 rumah warga Dusun Pojok, Desa Glagahsari, Kecamatan Soko dengan ketinggian 80 cm. SDN II Glagahsari, tempat pemakaman umum wilayah setempat, dan nyaris merendam seluruh Jalan poros desa setempat.

Sedangkan area persawahan yang turut terendam, luapan sungai itu sudah menggenangi kurang lebih 51 Hektar tanaman padi milik warga  berusia 40 hari. “Naiknya cepat, tidak seperti kemarin-kemarin. Tadi sekitar Pukul 06.30 WIB saya ke pasar jalan ini belum tergenang, tapi jam 08.30 WIB sepulang dari pasar air sudah setinggi lutut,” terang Supardi (45) warga setempat.

Menurutnya, kawasanya tempat tinggalnya tersebut merupakan daerah langganan banjir jika debit air sungai bengawan solo meluap. Karena lokasi desa dikelilingi oleh aliran sungai, selain itu juga karena tidak memiliki tanggul pembatas dengan bengawan solo.

SUDAH TERBIASA : Kondisi rumah warga yang direndam banjir

SUDAH TERBIASA : Kondisi rumah warga yang direndam banjir

Selain di Desa Glagah Sari dan Desa Kenongosari Kecamatan Soko, akibat luapan sungai bengawan solo ini telah mengakibatkan sawah yang sudah terdapat tanaman padi usia muda dan jalan poros desa diwilayah Desa Karantinoto, Desa Kanorejo, serta Desa Kebomlati Kecamatan Pumpang terendam.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Joko Ludiono memperingatkan masyarakat yang tinggal dibantaran sungai bengawan solo agar waspada. Himbauan itu disampaikan mengingat debit air diwilayah hulu masih mengalami peningkatan “Tren Hulu masih naik, kami sudah menyampaikan kabar ini pada beberapa camat dimasing-masing wilayah. Saat ini air bengawan solo sudah merendam pemukiman warga didesa Glagahsari, dan seluruh akses jalan sekitar 50 Cm,” katanya.

Sedangkan untuk memantau kondisi terkini di lapangan, pihaknya sudah menerjunkan 2 tim menuju wilayah Kecamatan Rengel dan Kecamatan Soko. Sedangkan tinggi muka air sungai bengawan solo selama Sabtu (26/11/2016) seharian mengalami peningkatan yang cukup drastis.

Dari data yang dimiliki BPBD Kabupaten Tuban, sejak Sabtu, (26/11/2016) Pukul 06.00 WIB. Tinggi muka air diwilayah Karangnongko mencapai 28,68. tinggi muka air di wilayah TBS Bojonegoro mencapai 14,10. Tinggi muka air diwilayah Babat mencapai 07,40.

Pada Pukul 12.00 WIB, tinggi muka air diwilayah Karangnongko mencapai 28,76. Tinggi muka air diwilayah TBS Bojonegoro mencapai 14,75. Serta tinggi muka air diwilayah Babat mencapai 7,65.

Sedangkan Pukul 15.00 WIB, tinggi muka air diwilayah Karang nongko mencapai 28,70. Tinggi muka air diwilayah TBS Bojonego mencapai 14,48. Dan tinggi muka air wilayah Babat mencapai 7,78.  ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Berita Terkini

Videos