Published On: Jum, Okt 11th, 2013

Belum Semua Pabrik Arak Berhenti Beroperasi

Share This
Tags

SEMANDING

seputartuban.com – Nampaknya belum semua pengusaha bio etanol atau arak menutup usahanya. Meski sudah lokasi usaha di Kecamatan semanding, ditutup oleh Satpol PP Pemkab Tuban, masih ada yang beroperasi.

penertiban arak tuban

ARAK TUBAN : Petugas gabungan saat melakukan penertiban tempat produksi arak

Sedikitnya 8 perusahaan arak di Desa Tegalbang dan Desa Prunggahan Kulo, Kecamatan Semanding kembali ditertibkan oleh petugas, Kamis (10/10/2013). Dengan melakukan pemeriksaan tempat usaha yang sebelumnya sudah disegel.

Penertiban ini dilakukan, karena petugas mendapat informasi masih terdapat hasil produksi arak yang beredar. Serta beberapa alat produksi masih belum dipindahkan. Seperti alat penyulingan, alat memasak bahan baku.

Saat petugas mendatangi salah satu lokasi usaha, petugas tidak mendapati pemiliknya. Namun petugas kembali mendapati alat produksi yang usai dipergunakan. Terlihat di tempat bahan baku ada sisa produksi Diduga pemilik telah meninggalkan lokasi penyulingan sebelum petugas datang.

Dari temuan tersebut, petugas kembali menempelkan stiker atau tanda segel. Serta akan memanggil dan memberikan sangsi sesuai aturan terhadap pemilik usaha yang tidak mematuhi peraturan daerah (Perda).

Kepala Satpol PP Pemkab Tuban, Heri Muharwanto saat dikonfirmasi menyampaikan setelah mendapat informasi masih ada pabrik yang beroperasi, pihaknya langsung mendatangi lokasi. Hasilnya petugas mengetahui sisa pengolahan arak. Dipastikan pemiliknya akan diberikan peringatan keras, karena tidak mematuhi Perda.

“Kita hanya operasi penertiban saja. Kalau ada yang kembali beroperasi kita akan kenakan denda dan ancaman sesuai pasal yang berlaku. Nanti hubungannya dengan polis,” ujarnya.

Kasat Shabara Polres Tuban, AKP Yani Susilo saat dikonfirmasi dikantornya mengatakan penertiban ini akan dilakukan secara berkala. Pihaknya bersama instansi lainnya akan terus melakukan penertiban sampai benar-benar bersih dari pembuatan arak. “Memang ada 8 lokasi yang kita periksa. Untuk ancaman hukum sementara belum ada, karena dalam proses penertiban persuasif, ” ungkapnya. (han)

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Berita Terkini

Videos