Published On: Sen, Jul 21st, 2014

Belum Ada Pejabat PT Semen Indonesia (PT SI) Diperiksa Polisi

TUBAN

semen_Indonesiaseputartuban.com-Manajemen PT Semen Indonesia (PT SI) membenarkan Ditreskrimsus Polda Jatim sedang mendalami proses lelang barang bekas (afal) yang dilakukan beberapa hari lalu di Pabrik Tuban. Namun hingga saat ini, belum ada satupun pejabat BUMN ini diperiksa.

Kabiro Komunikasi Perusahaan PT Semen Indonesia, Abimanyu, menjelaskan sejumlah orang Senin (21/07/2014) dipanggil Polda Jatim untuk dimintai keterangan. Hanya saja, dia enggan menjelaskan siapa saja yang dimintai keterangan seputar proses lelang afal yang diduga bermasalah tersebut.

“Ya hari ini diperiksa. Tapi sampai sekarang belum pulang. Tidak tahu siapa saja yang dipanggil,” katanya menjawab pertanyaan seputartuban.com via ponselnya, Senin (21/7/2014) petang.

Abimanyu menegaskan, dalam proses lelang tersebut dilakukan balai lelang yang difasilitasi PT SI. Tapi, lagi-lagi Abimanyu enggan menjelaskan tentang informasi yang berkembang bahwa lelang dilakukan secara terbatas, dan informasinya disebarluaskan tidak melalui media massa.

Bahkan Abimanyu juga mengaku belum tahu berapa nilai barang yang dilelang. “Kalau itu saya cek dulu. Kita tidak lelang sendiri, yang lelang tetap balai lelang,” tandasya.

Rumor yang beredar, proses lelang barang bekas senilai miliaran rupiah yang dilakukanPT SI  diduga sarat dengan persoalan. Di antaranya pada medio 2012 lalu, Paguyuban Bumi Ronggolawe (PBR) memprotes lelang dengan menurunkan massa, bahkan berujung hingga di meja hijau.

Kemudian pada 2013 lelang diikuti dua rekanan dengan nilai Rp. 1,8 miliar dan berlangsung hanya sekitar 20 menit. Kemudian pada April lalu giliran Kades Ring 1 yang bergejolak dengan mempersoalkan proses lelang yang mekanismenya dianggap bermasalah. Bahkan para kades sempat akan memboikot BUMN ini.  MUHAIMIN

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. Centil berkata:

    Wah….ya kalau lelang barang bekas punya SI ya terserah mereka to..mau dijual ke siapa..!!!! Masak harus ngikutin orang lain….