Published On: Sen, Des 1st, 2014

Belum Ada Konsep Relokasi PKL Alun-alun Tuban

TUBAN

IMRON AHMADI: Secara umum belum terjadi gejolak pasar secara signifikan. Harga sembako di hampir seluruh pasar yang ada di Kabupaten Tuban masih bisa dikatakan relatif stabil.

IMRON AHMADI:  Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perekonomian dan Pariwista Kabupaten Tuban.

seputartuban.com-Program menata kota membangun desa yang dicanangkan Pemkab Tuban sejak 2013 lalu sepertinya masih berhenti sebatas teori. Sebab, hingga sejauh ini belum ada satupun konsep yang menjadi embrio untuk mengawal program apik tersebut. Terutama yang menyangkut penataan wilayah perkotaan.

Salah satunya, hingga sejauh ini belum ada konsep jelas untuk mengatur keberadaan pedagang kali lima (PKL) di kawasan Alun-alun Tuban. Padahal penataan pedagang asongan itu menjadi salah satu kunci utama, untuk mempercantik kawasan perkotaan dengan konsep design kota modern, tanpa menghilangkan ciri humanismenya.

Artinya, konsep yang kemudian diaplikasikan tidak lantas serta merta mengorbankan sisi kemanusiaan. Tapi, untuk membuat alun-alun yang menjadi wajah kota terlihat cantik harus “membersihkan” PKL.

Meski sejatinya itu dapat dengan mudah dilakukan Pemkab Tuban, namun realitanya tak segampang membalikkan telapak tangan. Ada dilema diantara sisi penegakan peraturan daerah dan himpitan perut yang memaksa PKL tetap bertahan menggelar barang dagangannya di kawasan Alun-alun.

Fakta itulah yang hingga saat ini memaksa Pemkab Tuban memutar otak untuk merelokasi komunitas PKL di kawasan alun-alun.

“Untuk merelokasi PKL alun-alun bukan pekerjaan mudah. Apalagi hingga saat ini pemkab belum mendapatkan tempat baru untuk memindahkan mereka dari sana (alun-alun),” tandas Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perekomomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban, Imron Achmadi, Senin (01/12/2014) siang.

Menurut dia, seiring waktu yang bergulir jumlah PKL di kawasan alun-alun terus bertambah jumlahnya. Eksodusan eks PKL Jalan Yos Sudarso yang kena garuk beberapa waktu lalu kian membuat seputaran alun-alun terus berjubel. Saat ini tak kurang dari 159 PKL setiap harinya membumi di seputaran alun-alun.

Ditanya kapan pastinya para PKL alun-alun itu akan direlokasi, Imron menyerahkan sepenuhnya hal itu pada kebijakan Pemkab Tuban.

“Kami sudah sampaikan semua problematika PKL alun-alun ke Bapeda Tuban untuk dianalisa,”  katanya.  ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author