Published On: Rab, Jul 27th, 2016

Begal Belia Kerek Ditangkap di Kalsel

TUBAN

seputartuban.com – Usia para pelaku kejahatan ini dibilang masih sangat belia bahkan secara undang-undang masih kategori anak-anak. Namun perbuatan kejahatan yang dilakukan sudah tidak remeh lagi. Karena sudah melakukan aksi pembegalan, bahkan tega membacok korbanya saat melawan. Kedua pelaku ditangkap saat melarikan diri ke Kalimantan Selatan.

MAKSIMALKAN KINERJA : Kedua tersangka tetap diburu dan ditangkap meski lari hingga ke Kalimantan Selatan.

MAKSIMALKAN KINERJA : Kedua tersangka tetap diburu dan ditangkap meski lari hingga ke Kalimantan Selatan.

DS (18), EP (17) warga Desa Tengger Wetan, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban tega bacok korbannya jika melawan saat melakukan perampasan barang. Selasa (24/5/2016) sekitar pukul 10.00 WIB lalu, keduanya beraksi dan membacok korbanya dengan menggunakan golok sepanjang 1 meter.

Korbanya adalah,  Moch Ali Mandom, (19) warga Desa Sugiharjo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Korban berupaya melawan saat sepeda motor Honda Vario 150 warna hitam bernopol S 5721 GV diminta secara paksa.

Akibatnya korban menderita luka terbuka pada lengan dan pahanya dengan kedalaman 4 cm dan lebar 15 cm. “Setelah dilakukan lidik, kedua tersangka ini diketahui sudah melarikan diri ke Kalimantan Selatan. Mereka berhasil kami amankan diwilayah Kota Banjarbaru , Provinsi Kalimantan Selatan atas kerjasama Polres Tuban dengan Polda Kalimantan Selatan,” terang Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad, Selasa (26/7/2016) siang.

Perampasan kendaraan tersebut berawal saat korban bersama teman perempuanya tengah melaju pelan dengan sepeda motornya di wilayah Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban. Sesampainya di simpang 3 Jambon, korban berhenti untuk buang air kecil. Kemudian hingga dihampiri kedua tersangka dengan menenteng sebuah golok.

Korban diminta untuk mengeluarkan HP dan dompet namun korban menolak hingga terjadi perlawanan. Setelah korban tersungkur kesakitan akibat dibacok, kedua tersangka segera membawa kabur sepeda motor korban untuk melarikan diri.

Pelaku menyembunyikan kendaraan tersebut selama satu bulan di rumahnya. Hingga kemudian menjualnya kepada Janardi (26), warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten setempat seharga Rp 5.700.000. Uang hasil penjualan tersebut digunakanya melarikan diri kewilayah Kalimantan.

Salah seorang pelaku  ditembak pada kedua kakinya karena melakukan perlawanan terhadap petugas, “Pelaku berhasil diamankan pada Minggu (17/7/2015) sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Raya Banjarbaru Kalimantan Selatan,” pungkas Kapolres.

Sampai saat ini, kedua tersangka masih dalam pemeriksaan penyidik Polres Tuban. Keduanya dijerat dengan pasal 365 ayat 2, 3,4 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author