Published On: Sen, Jan 30th, 2017

BAZIS Tuban Tahun 2016 Kumpulkan Dana Rp 3,8 Milyar

seputartuban.com, TUBAN – Badan Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh (BAZIS) Kabupaten Tuban terus meningkatkan jumlah pemasukan dan optimalkan pengeluarannya. Dengan banyak program yang terus dikembangkan untuk para penerima bantuan.

ilustrasi uang

Data dari BAZIS Kabupaten Tuban jumlah penerimaannya pada tahun 2016 mencapai Rp 3.849.720.216 dan mengalami kenaikan sampai Rp 1,2 milyar dai tahun sebelumnya. Yakni pada tahun 2015 mengumpulkan Rp. 2.645.263.569 atau mengalami peningkatan 68,72 persen.

Penerimaan sebesar Rp 3,8 milyar tersebut dengan rincian, zakat yang terkumpul di tahun 2016 sebanyak Rp. 286.586.123, Infaq dan shodaqoh mencapai Rp 3.385.525.085, jasa bank terkumpul 27.609.007 dan hibah capai Rp 150 juta. Sedangkan yang tersalurkan sebanyak Rp 2.264.125.000.

Kabag Humas dan Protokol Setda Tuban, Agus Wijaya, mengatakan terkait penyalurannya selain santunan untuk anak yatim piatu dan fakir miskin, BAZIS Tuban juga mengembangkan program sosial lainnya. Diantaranya, bantuan untuk rehabilitasi rumah tak layak huni, bantuan warga miskin produktif, hingga bantuan beasiswa.

Meningkatnya penerimaan BAZIS karena Pemkab telah mewajibkan infaq untuk PNS. Terkait ketentuan infaq PNS yakni, untuk PNS golongan I sebesar Rp. 5 ribu perbulan. Untuk Golongan II ditarik Rp. 10 ribu. Sedangkan Golongan III yang semula Rp. 15 ribu menjadi Rp. 20 ribu perbulan. Golongan IV dari Rp. 20 ribu menjadi Rp. 50 ribu perbulan.

Bahkan kedepannya, akan menjaring  potensi zakat infaq dan shodaqoh dari kalangan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dimana selama ini memang pemasukannya sebagian besar dari kalangan PNS, yang diperkirakan sekitar 95 persennya. Dengan target penerimaan di tahun 2017 sebesar Rp 5 milyar.

Dengan target penerimaan yang sebesar itu rencananya selain masyarakat umum yang layak disantuni, PNS dan pegawai honorer, yang membutuhkan. diantaranya anak yatim piatu dari kalangan mereka juga akan bisa disantuni. Namun, sebelum memberi santunan, akan melakukan verifikasi yang ketat. USUL PUJIONO

Facebook Comments

About the Author