Published On: Kam, Agu 1st, 2013

Baru Dibangun, Tangkis Beton Jebol Diterjang Ombak

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com – Tangkis beton penahan ombak yang baru dibangun di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban jebol. Terlihat, tangkis sepanjang, 15 meter di pesisir pantai itu jebol atau miring dan nyaris roboh. Pondasi yang ada di bawah tangkis jebol dan nampak menganga.

Inilah kondisi bangunan tangkis beton penahan ombak yang baru selesai dibangun

Inilah kondisi bangunan tangkis beton penahan ombak yang baru selesai dibangun

Salah satu warga setempat, Radi S (56), saat dikonfirmasi, Rabu (31/08/2013) di lokasi kejadian mengatakan, jebolnya tangkis dikarenakan ombak besar pada (24/07/2013) lalu. Ombak setinggi sekitar 5 meter menghantam tangkis. Menyebabkan tangkis setinggi 2 meter itu jebol.

Menurutnya, tangkis yang dikerjakan oleh PT. BRP tersebut setiap 10 meternya menelan dana Rp. 92 juta. Sedangkan untuk tangkis yang jebol sepanjang sekitar 15 meter. Dan yang mengalami keretakan atau pecah sepanjang 12 meter.

Inilah kondisi bangunan tangkis beton penahan ombak yang baru selesai dibangun

Inilah kondisi bangunan tangkis beton penahan ombak yang baru selesai dibangun

Radi juga menceritakan, pengerjaan tangkis hanya sehari sebelum jebol. Bila seperti ini, air laut masuk ke rumah warga. Karena kondisi pantai lebih dalam dari permukaan laut ditepian. Hal ini mengakibatkan air mask rumah warga yang berada tepat di sisi pantai.”Pondasinya itu padahal sudah 1 meter. Padahal pengerjaannya sehari sebelumnya, terkena ombak jebol. Kita masak mau menguras air laut yang menggenang,” ujarnya

Saat seputartuban.com berada di lokasi tangkis kejadian ada salah satu penjaga proyek. Namun saat ditanya nama, dirinya tidak mau menjawabnya. Bahkan saat ditanya penanggung jawab proyek, dia menyebut nama yakni Haris.

Inilah kondisi bangunan tangkis beton penahan ombak yang baru selesai dibangun

Inilah kondisi bangunan tangkis beton penahan ombak yang baru selesai dibangun

Juga disebutkan rumah kontrakan atau kantor penanggng jawab proyek di desa setempat. Namun saat ditemui tidak berada di rumah. Dan hanya salah satu staf kontraktor saja menyebutkan nomer ponselnya, dan saat duhubungi terdengar nada tidak sambung. Dan staf tersebut juga menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan proyek sudah selesai dilakukan. “Ini nomor ponselnya mas Haris, 0821594313…, dia di rumah kontrakan sugihwaras, ” kata staf tersebut. (han)

Facebook Comments

About the Author