Published On: Rab, Sep 16th, 2015

Baru 3 Tahun, Bangunan SDN Kaligede Jadi Arang

TUBAN

HEBOH : Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan didampingi Kapolsek Senori, AKP Simon T saat dilokasi kejadian dengan kondisi ruang kelas SDN Kaligede II porak-poranda usai terbakar

HEBOH : Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan didampingi Kapolsek Senori, AKP Simon T saat dilokasi kejadian dengan kondisi ruang kelas SDN Kaligede II porak-poranda usai terbakar

seputartuban.com – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Tuban belum dapat memastikan nasib SDN Kaligede II yang terbakar, Selasa (15/09/2015) siang. Karena masih dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait.

Kepala Bidang TK/SD, Disdikpora Pemkab Tuban, Sutarno mengatakan terbakarnya ruang kelas 3 sampai kelas 6 tersebut jelas akan berpengaruh terhadap proses pembelajaran siswa. Namun dia belum dapat memastikan langkah apa yang akan ditempuh.

“Kami belum dapat memastikan apakah sementara waktu proses belajar mengajar di berhentikan atau dipindah jam,” jelasnya, Selasa (15/09/2015) sore.

Untuk memastikan nasib peserta didik dan rehab bangunan, dia akan mendatangi sekolah, Rabu (16/09/2015). Untuk dilakukan pembahasan bersama Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Disdikpora Kecamatan Senori. Agar siswa tidak terganggu pembelajaranya.

Sedangkan staf Bappeda yang menyertainya untuk melakukan perencanaan rehab berat gedung. “Jika kerusakan gedung terlalu parah maka akan kami ajukan untuk melakukan rehab berat, namun jika kerusakanya tidak terlalu parah akan kami ajukan untuk rehab ringan,” imbuhya.

Perbaikan gedung dapat dilakukan dengan menggunakan anggaran tak terduga APBD Kab. Tuban. Karena kebakaran ini dapat dikategorikan bencana alam. “Jika peruntukan dana untuk rehab gedung dibawah nominal Rp 200 juta maka akan langsung dilakukan penunjukan untuk pihak ketiga yang melaksanakan pengerjaanya, namun  jika nominalnya diatas Rp 200 juta maka akan dilelangkan” pungkas Sutarno.

Diketahui, gedung yang terbakar akibat ledakan dari belakang sekolah tersebut selesai direhab berat pada tahun 2012. Dengan anggaran kurang lebih Rp 235 juta. Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat Polres Tuban. Akibat kejadian ini selain 3 ruang kelas, 2 rumah warga juga ludes terbakar. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. wong nori berkata:

    aparatnya di mana kok sampe ada penyulingan ilegal g tau