Published On: Rab, Mar 6th, 2019

Banjir Melanda, Ujian Siswa Diliburkan

seputartuban.com, MERAKURAK – Hujan lebat yang mengguyur kawasan Kecamatan Merakurak dan kawasan perbukitan selatan wilayah setempat membuat sungai meluap, Selasa (5/03/2019) malam. Akibatnya banjir melanda kawsan Desa Margorejo dan Desa Kapu, Rabu (06/07/2019).

Jalan poros desa, jalan kampung, area perawahan, rumah warga hingga sekolah terendam banjir. Kondisi ini selain menyulitkan warga untuk beraktivitas dan menbuat resah tanaman padi terendam, juga membuat aktivitas sekolah dihentikan. Meski sedang dilaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS). 

GAGALKAN UJIAN : Karena sekolah direndam banjir, para siswa diliburkan meski sedang ujian

Yakni MI Salafiyah, sekolah tersebut terendam banjir dan tidak memungkinkan dilaksanakan ujian siswa. Sehingga pihak sekolah memutuskan libur, walaupun pelaksanaan ujian seharusnya masih dilakukan hingga beberapa hari kedepan.Selain siswa MI, siswa RA Muslimat NU Salafiyah juga diliburkan. 

“PTS sudah berjalan 4 hari. Ya gimana lagi, terpaksa siswa kita liburkan. Karena kondisinya seperti ini. Kita lakukan bersih- bersih dulu,” kata Abdul Rofiq, salah satu guru. 

Tidak hanya mengganggu aktivitas belajar siswa, banjir juga menyebabkan petani meradang. Karena puluhan hektar sawah dengan tanaman padi juga turut terendam. “Akibat Banjir ini ya kerugiannya mencapai puluhan juta,” ungkap salah satu petani asal Desa Kapu, Kacung. 

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Montong, tepatnya di Desa Talangkembar dan Desa Guwoterus. Banjir bandang sudah merendam sejumlah rumah, bahkan membuat sejumlah tanaman padi milik petani terendam lumpur. Akibat endapan bekas banjir bandang yang menerjang, Selasa (05/03/2019) malam. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Berita Terkini

Videos