Published On: Rab, Des 16th, 2015

Banjir Lumpuhkan Pembelajaran Siswa

MERAKURAK

Terendam : Siswa MI Salafiyah Mandirejo usai mengikuti UAS yang sempat tertunda karena kondisi lantai sekolah penuh lumpur

Terendam : Siswa MI Salafiyah Mandirejo usai mengikuti UAS yang sempat tertunda karena kondisi lantai sekolah penuh lumpur

seputartuban.com – Banjir yang melanda Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak, Senin (14/12/2015) menyebabkan aktifitas sekolah terganggu. Saat Ujian Akhir Semester (UAS), Selasa (15/12/2015) pagi kondisi sekolah masih tergenang lumpur.

Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Salafiyah, harus ditunda sesaat pelaksanaan UAS. Karena kondisi sekolah dalam keadaan terendam lumpur. Kondisi itu tidak memungkinkan untuk dilaksanakan ujian sekolah.

Karena semalaman sekolah tersebut terendam banjir akibat luapan sungai setempat. Pihak sekolah kemudian mengajak seluruh siswa kelas I sampai VI kerja bakti bersih sekolah terlebih dahulu. Bahkan untuk mempercepat pembersihan, wali murid juga dilibatkan. Sehingga membersihkan lumpur tidak sampai siang hari.

“Kalau tidak begitu kami kawatir pelaksanaan UAS nya jadi tidak bisa dilaksanakan. Karena waktu terpotong hanya untuk bersih-bersih saja,” ungkap Maghfur, guru IPS.

Selain menggenangi bangunan gedung MI, lumpur juga nampak mengendap di bangunan Raudlatul Athfal (RA). Pihak sekolah meliburkan anak didiknya karena kondisi tidak memungkinkan jika digunakan anak-anak dalam proses belajar.

Kepala RA Salafiah Mandirejo, Khibtiyah (45) mengatakan pihaknya meliburkan proses pendidikan karena kondisi rawan bagi anak-anak. Karena dipenuhi lumpur, anak didik yang masih usia dini rawan terpeleset dan jatuh.

“Aktifitas belajar mengajarnya sementara kami liburkan. Karena ruangan masih berlumpur khawatir kalau ada yang terpleset. Untuk pembersihanya tadi kami dibantu para ibu-ibu walimurid,” jelasnya.

Selain 2 tempat pendidikan tersebut, banjir juga menyebabkan Sekolah Dasar Negeri (SDN) I Sumurgung, Desa Sumurgung terdampak serupa. Sehingga proses belajar diliburkan sementara. Karena seluruh siswa turut membantu membersihkan ruangan. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author