Published On: Sen, Mar 7th, 2016

Banjir Bandang Porak-porandakan Rengel

RENGEL

Banjir Bandang rengelseputartuban.com – Banjir bandang di kawasan Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Minggu (6/3/2016) menyebabkan banyak kerusakan. Selain memporak-porandakan pasar, meruak rumah warga juga menyebabkan jembatan penghubung desa putus.

Hujat lebat dan kawasan perbukitan yang gundul kawasan Hutan Perhutani KPH Tuban itu menjadi penyebab banjir bandang. 5 rumah milik warga Dusun Rengel RT/RW 01/07 rusak. Karena letak bangunan dibibir aliran air sehingga saat debit air banyak dan arusnya deras menyebabkan rumah bagian belakang rusak. Milik Kusno (42), Mariono (54), Lasmono (45), Gaguk Handoko (38), dan Muntamah (42). Seluruhnya merupakan rumah yang letak bangunanya berdekatan dengan aliran air.

Ketua RT, Ahmad Awali, menyatakan bahwa banjir bandang kali ini merupakan banjir bandang terparah jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meskipun hujan sekitar 15 menit, banjir bandang langsung datang. Dimungkinkan kawasan perbukitan hujan lebih dulu. “Hilir sungainya dari Desa Ngrejeng, Desa Ngarum, Desa Banyubang, Kecamatan Grabagan, daerah sana hujan lebat dulu,” katanya.

HANYUT : Kondisi dalam Pasar Rengel porak-poranda diterjang banjir bandang

HANYUT : Kondisi dalam Pasar Rengel porak-poranda diterjang banjir bandang

Banjir juga menerjang kawasan Pasar Rengel. Kejadian itu membuat pemilik kios kalang kabut. Karena dagangan mereka hanyut terbawa arus air hingga ke jalanan. Mulai minyak goreng kemasan 1 liter, mie instan, tepung, susu kemasan dan buah-buahan. Para pengguna jalan yang terjebak macet dilokasi itu, nampak memungut barang yang hanyut itu.

Kepala Pasar Rengel, Rohmad, membantah praktek penjarahan yang hanyut itu. Selain itu dia juga belum dapat memperkirakan kerugian yang dialami pedangan akibat banjir bandang. “Itu tidak dijarah, memang ada beberapa yang hanyut, namun dipungut warga untuk dikumpulkan. Kami belum dapat mentaksir kerugian akibat banjir, upaya yang kami lakukan sementara ini baru melaksanakan pembersihan didalam pasar dari sampah dan sisa-sisa lumpur,” katanya.

Jembatan Ambrol

MERESAHKAN WARGA : Kondisi jembatan yang putus akibat diterjang banjir bandang

Selain memporak porandakan rumah warga dan pasar desa, banjir bandang disertai material bebatuan dan lumpur itu mengakibatkan bangunan Jembatan penghubung Desa Rengal ke Desa Banyubang, Kecamatan Grabagan putus. Bangunan yang selesai dibangun pada akhir Juli 2015 dengan anggaran sebesar Rp 595.550.000 putus.

Kondisi itu sangat diresahkan warga. Karena tidak dapat dilalui oleh kendaraan baik roda empat maupun kendaraan ruda dua. Untuk menuju desa tersebut, kini masyarakat harus menempuh jarak 13 KM dari jarak tempuh awal 3 KM.

LANGGANAN : Kondisi jalan lintas provinsi terendam banjir bandang

LANGGANAN : Kondisi jalan lintas provinsi terendam banjir bandang

Diketahui, kawasan Desa Rengel saat musim hujan ini menjadi langganan banjir bandang. Paling sering adalah jalan lintas provinsi di kawasan itu terendam lumpur dan material batu yang terbawa arus air saat hujan lebat. Kondisi itu membuat aparat selalu terjun membantu pengguna jalan agar tidak menyebabkan korban.

Bahkan sejumlah rumah warga juga selalu menjadi korban rendaman banjir. Kondisi itu disebabkan gundulnya kawasan hutan disekitar Rengel yang berubah menjadi tambang ilegal maupun lahan pertanian. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author