Published On: Rab, Mei 14th, 2014

Bangunan Senilai Rp. 5,8 Miliar Jadi Lokasi Mesum

Share This
Tags

TUBAN

BELUM DIFUNGSIKAN : Rest Area hingga saat ini masih belum difungsikan sebagaimana rencana awal

BELUM DIFUNGSIKAN : Rest Area hingga saat ini masih belum difungsikan sebagaimana rencana awal

seputartuban.com – Rest Area yang digadang-gadang menjadi pusat perbelanjaan dan mengangkat perekonomian masyarakat saat ini berubah fungsi. Bangunan senilai Rp 5,8 miliar ini menjadi lokasi mesum. Pasangan muda-mudi asyik mesum dilokasi kios-kios yang belum berfungsi ini.

Keadaan sepi serta tanpa lampu penerangan yang cukup menjadi pilihan utama pasangan mesum. Setiap malam lokasi yang berada di Jl. Teuku Umar atau eks Terminal Tuban ini dipenuhi pasangaan remaja yang memadu kasih. Tak jarang, juga ada pasangan yang datang untuk berbuat mesum. Kondisi ini nampaknya belum terenduk petugas, terbukti mereka masih bebas menikmati suasana ini tanpa sekalipun ditertibkan.

Seperti yang diungkapkan salah satu warga yang biasa bejualan di sekitar lokasi, Sumaji (40), warga setempat mengatakan banyak pasangan remaja yang memarkirkan kendaraannya di luar lokasi. Selanjutnya masuk lokasi dan bermadu kasih. Bahkan kalau sudah larut malam, juga ada yang mesum di dalam kios yang telah dibangun. “Warga membiarkan saja, ngapain diurusi mas, urusannya sendiri. Kalau bisa itu ditertibkan. Kadang juga dibuat menyimpan gerobak bakso,” kata Sumaji.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perekonomian dan Pariwisata Pemkab Tuban, Imron Achmadi mengatakan operasional rest area masih menunggu persetujuan pengembang. Selain itu harga sewa masih masih belum tuntas. “Kesepakatan dengan tender dan penyewa kios masih berlanjut. Kita sudah anjurkan kepada pedagang atau masyarakat agar tidak menggunakan terlebih dahulu. Supaya tidak rusak, karena pembangunan dan perawatan terus,” Ungkap Imron, Rabu (15/5/2014).

Dari pemberitaan sebelumnya, rest Area diperuntukkan untuk tempat singgah dikawasan jalan Pantura. Dengan 2 tahap penganggaran, pertama pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tuban tahun 2012 sebesar Rp. 2,5 miliar. Serta pada APBD tahun 2013 sebesar Rp. 3,3 miliar. Total dana pembangunanya menghabiskan Rp. 5,8 miliar. Dengan fasilitas 24 kios, 12 kamar mandi dan WC, serta satu tempat untuk menampung hasil kerajinan.HANAFI

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. rendi berkata:

    bangunan koyo ngunu dapurane ae kok 5 milyar. dikorupsi iku paling