Published On: Ming, Nov 29th, 2015

Bangilan Berdarah, Cinta Segitiga Berujung Bacokan

BANGILAN

TERKAPAR : Korban saat mendapat penanganan medis di Puskesmas Bangilan sebelum dirujuk ke RSUD Tuban

TERKAPAR : Korban saat mendapat penanganan medis di Puskesmas Bangilan sebelum dirujuk ke RSUD Tuban

seputartuban.com – Cinta segitiga berujung pertumpahan darah. Tersangka As (39), warga Desa Kedungmulyo, Kecamatan Bangilan tidak terima istrinya digoda korban, Dk (48) warga Sambonglombok, kecamatan yang sama. Korban dipukul dan dibacok hingga terkapar.

Jumat (27/11/2015) pukul 18.45 WIB, peristiwa berdarah itu terjadi. Korban saat bertandang kerumah tersangka diduga akan mengunjungi pujaan hatinya. Kedatangan korban nampaknya sudah di ketahui tersangka.

Awalnya perang mulut keduanya terjadi, kemudian pertengkaran berubah menjadi pertarungan fisik. Tersangka memuku kepala korban bagian kiri menggunakan gelas. Menyebabkan luka menganga dan berdarah.

Tersangka kembali melampiaskan amarahnya, korban yang sudah berdarah, dibacok menggunakan bedok atau pisau besar. Korban menangkis dengan tanganya sehingga mengenai tangan kanan. “Tersangka merasa cemburu dengan si korban karena korban sering menggoda istri tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Suharta, Sabtu (28/11/2015) siang.

Beruntung pertikaian tersebut dapat dilerai warga. Korban yang bersimbah darah dilarikan ke Puskesmas Bangilan, kemudian dirujuk ke RSUD Tuban untuk mendapatkan penanganan medis.

Sedangkan tersangka usai kejadian langsung menyerahkan diri ke Polsek Bangilan. “Masih dalam penyidikan, tersangka sudah ditahan Polsek. Ibu jari kanan korban putus dan jari telunjuknya robek serta kepalanya luka,” pungkas Kasat Reskrim.

Kejadian berdarah ini sudah kedua kalinya selama bulan ini di Kabupaten Tuban. Sebelumnya, Sabtu (14/11/2015) pertumpahan darah terjadi. Korbanya adalan Selut (30), warga dusun Sidorejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Dia dikeroyok 3 pelaku hingga menderita luka 6 bacokan pada kepalanya. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author