Published On: Ming, Mei 6th, 2012

Bahaya Pulang Sekolah Numpang Trailler, Perlu Operasi Sayang

Share This
Tags

Penulis: Hanafi

TUBAN

nebeng truckseputartuban.com – Setelah aksi ngopi bareng disaat jam sekolah, kini aksi para pelajar ini kembali tertangkap kamera seputartuban.com, Sabtu (05/05/2012) Dikawasan Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, atau persis didepan Mapolres Tuban, para generasi penerus bangsa ini dengan mengenakan seragam lengkap nampak duduk-duduk sambil menunggu tumpangan.

Mereka menenteng tas, sambil berbincang sesamanya dan beberapa saat nampak saling terlibat canda tawa. Namun tragisnya beberapa diantara mereka nampak sambil merokok, meski keberadaan mereka didepan Mapolres, nampaknya tidak menjadikan mereka menghentikan aksinya tersebut.

Posisi persisi disamping lampu traffic light para siswa ini menunggu truck trailler yang berhenti didepanya, untuk menumpang pulang. Saat yang dinantikan tiba, sebuah truck trailer pengangkut semen yang lagi tidak membawa barang berhenti.

Sontak, para siswa ini berhamburan naik truck. Meski banyak bahaya yang mengancam, hal ini tidak dihiraukan para siswa SLTA ini. Tanpa ijin atau minta tolong kepada sang sopir truck, anak yang baru berusia 15 -17 itu bertebaran berlari naik truck tersebut.

Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Sugeng saat di konfirmasi  seputartuban.com, Minggu (06/05/2012), menjelaskan bahwa, kendaraan pengangkut barang tidak boleh di gunakan untuk mengangkut orang, serta anak anak sekolah di larang menaiki kendaraan barang yang tidak ada Spanten atau Bak kendaraannya.

Kendaraan barang hanya di gunakan untuk mengangkut barang, Karena bahaya apabila di naiki oleh penumpang. “Saya menghimbau untuk adik-adik yang masih sekolah, jangan menumpang kendaraan pengangkut barang, karena itu melanggar aturan Lalu lintas, dan juga bisa membahayakan,” tegasnya.

Diketahui, hingga saat ini di Kabupaten Tuban belum pernah sekalipun dilakukan operasi sayang, yang melibatkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dengan Polres Tuban maupun pihak-pihak terkait. Operasi ini sangat diperlukan sebagai upaya menertibkan perilaku siswa yang melanggar aturan.

Foto : Siswa SLTA saat menumpang truck trailler dikawasan Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, depan Mapolres Tuban

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. rudono berkata:

    lha iya dr dulu sy menyoal ini, cobalah dibuatkan bus sekolah. tp tak ada reaksi apapun, dr pihak manapun. yg jls anak2 itu kehabisan bekal. kalo banyak duwit pastilah nyarter bus sendiri

Videos