Published On: Jum, Jul 10th, 2015

Awas Kesasar! Di Tuban Banyak Rambu Terlindung Hijau Daun

TUBAN

MUSPRO: Salah satu rambu papan penujuk arah di Jalan Raya Kecamatan Soko yang sering membuat warga terjebak.

MUSPRO: Salah satu rambu papan penujuk arah di Jalan Raya Kecamatan Soko yang sering membuat warga terjebak.

seputartuban.com-Bagi pemudik yang melintas di jalanan Kabupaten Tuban, baik kawasan perkotaan maupun perdesaan, tampaknya harus ekstra hati-hati jika tak ingin salah arah.

Peringatan ini pelu dicermati mengingat banyak rambu-rambu lalulintas petunjuk arah pada beberapa tempat tidak terlihat mata telanjang karena tertutup rimbun hijau daun dan pepohonan. Akibatnya terlihat tidak jelas sehingga membingungkan.

Meski kondisi ini sudah berlangsung sepanjang tahun 2015 ini, tapi sepertinya belum ada tindakan nyata dari Pemkab Tuban. Hal ini berakibat ranting pepohonan yang menjuntai di atas ruas Jalan Basuki Rahmad, Jalan Gajahmada, Jalan Teuku Umar serta Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo dan beberapa tempat lain, daunnya kian rimbun.

Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah wilayah di luar perkotaan. Salah satunya di pertigaan jalan raya Kecamatan Soko yang ke arah kanan menuju Jatirogo dan lurus menghubungkan Bojonegoro.

Tapi karena tertutup rimbun dedaunan maka rambu penunjuk arah yang berada di atas traffic lihgt ini nyaris tidak befungsi. Beberapa warga luar yang tak pernah meilintas di jalur ini kesasar, akibat rambu yang tertutup rimbun hijuan daun itu.

Soal silang sengkarut ini Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban Faraith, mengatakan pepohonan yang membuat sejumlah rambu-rambu lalulintas memngingungkan adalah tanggungjawab Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Menurut dia, cepatnya pertumbuhan pepohonan milik Dinas PU Tuban inilah yang menyebabkan rambu-rambu di bawah tanggung jawabnya tertutupi ranting.

Meski begitu, tandas Faraith, pihaknya sudah memerintahkan staf untuk beroperasi melakukan pengecekan ke seluruh wilayah untuk melakukan pemangkasan pohon yang menghalangi rambu lalulintas.

“Pemangkasan ranting-ranting pohon ini sudah digiatkan sejak kemarin untuk mengantisipasi melonjaknya volume pengguna jalan jelang leba ran. Tujuannya agar tidak merugikan dan membahayakan pengguna jalan,” tutur Faraith, Jumat (10/07/2015) siang. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author