Published On: Rab, Jun 3rd, 2015

Awas!!!! Begal Operasi di Jalan Poros Desa Soko

SOKO

ilustrasi

ilustrasi

seputartuban.com – Kawanan begal nampaknya masih terus mengintai mangsanya di Kabupaten Tuban. Wilayah operasinya menyebar hingga ke pedesaaan. Seperti yang dialami guru SMA di jalan poros Desa Sokosari-Desa Mentoro, Kecamatan Soko, Kab. Tuban beberapa hari lalu.

Lilik Indrawati, Guru SMAN 1 Soko, asal Desa Pandanagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban,  Kamis (28/05/2015), menjadi korban begal di kawasan jalan poros Desa Sokosari-Desa Mentoro. Akibatnya korban selain kehilangan harta bendanya, juga harus dirawat di rumah sakit karena menderita luka-luka.

Kepala Desa Sokosari, Edi Purnomo, mengatakan bahwa kejadian tersebut korban dibegal usai mengantarkan keluarganya ke jalan raya untuk naik bus.

“Semua warga sudah tau mas terkait perampasan tersebut, dan memang di jalan poros tersebut rawan tindakan kejahatan. Karena selain kondisi jalan yang menikung dan gelap karena pepohonan disekitar situ amat rimbun,” jelasnya.

Guru yang mengajar pada mata pelajaran Sosiologi tersebut dirampas kalungnya. Usai dari jalan raya lintas provinsi, korban dibuntuti 2 pemuda yang mengendarai sepeda motor. Sesampainya ditempat sepi, perbatasan Desa Sokosari-Desa Mentoro, korban ditarik kalungnya. Kemudian korban disikut hingga sepeda motor yang dikendarainya oleng dan terjatuh dengan posisi telungkup.

Korban mengalami luka parah pada bagian dagu dengan gigi bagian depan patah akibat membentur aspal. “Korban ditemukan pengguna jalan yang melintas. Pada waktu itu sedang dalam keadaan tak sadarkan diri. Kemudian korban segera ditolong dan diantarkan ke rumah sakit di Bojonegoro,” imbuhnya.

Menurutnya Kades,dilokasi tersebut langganan jadi lokasi kejahatan. Sebelumnya, kejadian serupa menimpa guru SMAN 1 SOKO. Seminggu sebelumnya juga ada anak SMP yang di rampas ponselnya.

Agar kejadian serupa tidak terulang, masyarakat melakukan kerja bakti membersihkan ranting dan dedaunan rimbun. “Ini wujud kepedulian masyarakat,” ungkap Kades, Selasa (02/06/2015).

Sebelumnya, Kapolsek Soko, Suparan Hanafi saat dikonfirmasi terkait hal ini melalui ponselnya tidak mendapat jawaban. Sedangkan Kanit Reskrim Polsek Soko, AIPTU Syukri mengaku belum mendapat laporan korban atau masyarakat. “Gak ada laporan, kejadianya kapan ya. Kok belum ada laporan,” katanya melalui pesan singkat.

Selain di kawasan tersebut, kejadian serupa juga pernah terjadi di jalan poros Desa Simo-Desa Menilo. Namun aksi para begal gagal karena saat beraksi diketahui pengguna jalan lain. Sehingga belum sempat merampas, sudah kabur terlebih dahulu. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author