Published On: Sen, Nov 28th, 2016

Antisipasi Massa Kiriman Aksi Bela Islam, 350 Personil Gabungan Jaga Perbatasan Jatim-Jateng

TUBAN

seputartuban.com – Sebanyak 350 Personil gabungan TNI, Polri, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo-pp) Kabupaten Tuban disiagakan. Mereka siap menghadang warga yang akan menghadiri aksi damai di Jakarta pada Jumat (2/12/2016) mendatang. Sejak Kamis (24/11/2016) pagi, mereka ditugaskan berjaga digerbang perbatasan Jatim dan Jateng yakni wilayah Kecamatan Bancar.

KOMPAK SIAGA : Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad dan Dandim 0811 Tuban, Letkol Inf Sarwo Supriyo

KOMPAK SIAGA : Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad dan Dandim 0811 Tuban, Letkol Inf Sarwo Supriyo

Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad mengatakan pengamanan itu dilaksankan sebagai upaya memberikan rasa aman terhadap masyarakat. Hal ini mengingat dugaan banyaknya kepentingan yang mendasari terlaksananya aksi bertemakan Bela Islam itu. “Mulai hari ini kita sudah mendirikan beberapa pos diwilayah Kecamatan bancar, dan beberapa pos diwilayah tertentu. Sedangkan informasi keberangkatan, kami belum menerima Informasi baik secara kelompok maupun individu yang akan berangkat,” terang kapolres usai memimpin gelar pasukan.

Petugas gabungan itu ditugaskan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan yang akan melintas menuju wilayah Jawa Tengah sejak Kamis (24/11/2016) hingga Jumat (2/12/2016). Seluruh kendaraan akan diperiksa melibatkan petugas sebanyak 1 pleton pada masing masing pos.

Senada juga disampaikan Komandan Kodim 0811 Tuban, Letkol Inf Sarwo Supriyo. Selain turut melibatkan anggotanya untuk memaksimalkan kesiapan pengamanan unjuk rasa jilid II dan III tertanggal 25 Nopember dan 2 Desember ini.  Melalui fungsi 3 pilar desa dan para alim ulama setempat, pihaknya sudah menyerukan agar masing masing anggota memberikan himbauan langsung ke masyarakat. Yakni agar tidak melibatkan diri sebagai masa aksi dan hadir di jakarta sebaga masa aksi.

“Kita tekankan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk memberikan himbauan langsung kepada masyarakat. Jika ada yang berangkat kita hawatir momen itu ada yang memanfaatkan, jangan sampai mereka kesana antara niat dan tujuanya berbeda,” imbuh Dandim.

Upaya yang sudah dilakukanya ialah, mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemuka agama melaksanakan istighosah dan do’a bersama, hal itu ditujukan memohon indonesia agar tetap aman dan damai. Masyarakat tetap di izinkan untuk melaksanakan aksi selama seluruh pelaksanaan aksinya dilaksakan diwilayah setempat. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Berita Terkini

Videos