Published On: Sen, Feb 20th, 2012

Anggota Perpusda 10 ribu orang lebih, 100 Diantaranya Nakal

Share This
Tags

Penulis : Edy Purnomo

TUBAN

seputartuban.com-Sejak tahun 2009 sampai saat ini ada sekitar 100 orang yang tidak mengembalikan buku di Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Kabupaten Tuban. Hal ini diungkapkan Kasi Perpustakaan Tuban, Agustina, kepada wartawan seputartuban.com, senin (20/2/2012).

Agustina mengatakan bahwa tindakan meminjam buku dan tidak mengembalikan itu sangat disayangkan. Karena selama ini pihak perpustakaan sudah memberikan kemudahan dalam peminjaman buku, bahkan sesekali Anisa mengaku memberikan buku-buku yang seharusnya tidak dipinjam, tapi karena untuk keperluan skripsi dan hal lainya yang penting maka ia terpaksa meminjamkanya.

Selain itu, buku yang seharusnya dapat dipinjamkan kepada orang lain, lantaran tidak dikembalikan secara tidak langsung juga telah melanggar hak orang lain. Karena buku yang diingkinkan tidak lagi berapa dirumah baca tersebut.

Untuk itu sekarang perpustakaan membatasi setiap pengunjung yang berniat meminjam buku. Untuk peminjam luar kota tidak akan mendapatkan pinjaman, kecuali kalau yang bersangkutan sedang menempuh jalur pendidikan di Kota Tuban ini,“Tapi kalau sudah lulus ya tidak boleh mas” imbuhnya menegaskan.

Selain itu Perpusda Tuban kerap dikunjungi oleh pembaca dari berbagai latar belakang, bahkan tak jarang pula rombongan keluarga yang sekedar mengisi waktu luang dengan membaca bersama.

Sedangkan menurut data yang di himpun oleh wartawan ini dari petugas perpustakaan, tercatat ada sekitar 4 sampai 5 ribu orang per bulan yang mengunjungi perpustakaan ini, sedangkan untuk anggota yang sudah mendaftar di perpustakaan ini 10.900 orang.

Di tempat baca, salah satu pengunjung perpustakaan, A’an (21) mengaku sering mengunjungi perpustakaan untuk membaca buku atau sekedar membaca koran. Saat ditanya tentang tanggapanya terhadap perpustakaan ini, pemuda asal Sidorejo ini mengaku pelayananya cukup baik, namun dia mengeluhkan tentang ruang baca atas yang panas dan buku-buku yang di sediakan masih kurang variatif.

“ruangan baca yang atas panas, selain itu buku-bukunya kurang banyak di update, untuk pelayananya cukup baik,” ungkapnya.

Facebook Comments

About the Author