Published On: Kam, Agu 25th, 2016

Anggaran Pendidikan Tuban Masih “Dikalahkan”

TUBAN

seputartuban.com – Anggaran pendidikan di Kabupaten Tuban dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 masih belum memenuhi ketentuan undang-undang. Karena belum mencapai 20 persen dari anggaran daerah.

SUTRISNO: Kepala sekolahnya kita pidanakan. Sementara lembaga madin bersangkutan akan kita  coret dari daftar penerima dana Bosda Madin berikutnya.

Kepala Disdikpora, Sutrisno

Kepala Disdikpora Pemkab Tuban, Sutrisno menjelaskan dalam Sistem Pendidikan Nasional mewajibkan 20 persen dari total APBD dianggarkan untuk pendidikan, Namun belum belum direalisasikan sepenuhnya.

“Jika diamati dari kebutuhanya, alokasi dana pendidikan saat ini masih kurang dari persyaratan yang ditentukan Undang-undang Sisdiknas, yakni sebesar 20 persen dari seluruh APBD,” terangnya. Senin, (22/8/2016) siang.

Menurut dia, masih belum optimalnya alokasi anggaran tersebut karena anggaran daerah masih terbagi dengan pos-pos anggaran lain. Sehingga pendidikan menerima kurang dari 10 persen.

“Harapanya ya semoga ada koreksi terhadap seluruh alokasi dana yang menjadi skala prioritas dalam penyelenggaraan R-APBD mendatang. Sehingga serapan dana benar-benar maksimal,” lanjutnya.

Anggota Komisi C DPRD Tuban, Andhi Hartanto menyebutkan bahwa untuk memaksimalkanya, upaya mendorong  menyampaian 20 persen tersebut akan dilakukan melalui pembahasan anggaran. “Segera kami komunikasikan dengan bidang eksekutif yang lain mumpung P APBD belum di dok, masih ada waktu,” lanjut Andhi. Senin, (22/8/2016) siang.

Upaya yang akan dilakukannya ialah dengan menambah alokasi anggaran. Jika memungkinkan untuk dilakukan penambahan maka kegiatannya akan ditambah. Sedangkan pada pos-pos lain akan dilakukan pengurangan agar pemenuhan 20 persen anggaran di sektor pendidikan semakin bertambah. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author