Published On: Sel, Nov 17th, 2015

Anggaran Fiktif Disdikpora Dibongkar Fraksi Demokrat

TUBAN

ilustrasi uang

ilustrasi uang

seputartuban.com – Fraksi Demokrat DPRD Tuban menemukan kejanggalan penganggaran yang dilakukan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Pemkab Tuban. Ratusan juta rupiah dianggarkan dalam Rancangan Pendapatan dan Belanja Daerah (RPBD) 2016 di sekolah yang sudah tidak beroperasi.

Juru bicara Fraksi Demokrat, Cancoko mengatakan pada RAPBD 2016, Disdikora Pemkab Tuban menganggarkan rehab berat gedung SDN Gadon 3, Kecamatan Jenu sebanyak Rp. 21.301.000. Padahal sekolah tersebut sudah tidak ada.

“Setelah melakukan penelusuran ke lapangan kami menemukan salah satu program pengajuan rehabilitasi gedung ternyata fiktif,” katanya. Senin. (16/11/2015) siang.

Temuan lainya adalah, penganggaran ruang praktek siswa beserta perabotnya di SMKN 1 Tambakboyo dinggarkan 2 kali dengan nilai sama. Yakni masing-masing Rp. 327.750.000.

Atas kondisi ini serta pertimbangan kebiasaan dalam penganggaran yang sudah dilakukan, sangat terkesan asal-asalan. “Saat ini kami sudah memulai untuk menginventarisir seluruh temuan tersebut. Kemudian kami kordinasikan dengan komisi yang bersangkutan serta Disdikpora Tuban untuk diklarifikasi,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Tuban tidak berkomentar banyak. Dia akan melakukan cek ulang seluruh program yang masuk dalam rancangan APBD 2016.

“Mungkin saja sekolah itu (SDN 3 Gadon) sudah di marger, namun yang pastinya kami akan roscek ulang untuk memastikan kebenaranya. Jika terbukti maka akan kami coret dan diakumulasikan ulang untuk pembangunan yang lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Selasa (17/11/2015) Kepala Disdikpora Pemkab Tuban, Sutrisno saat dikonfirmasi mealui ponselnya terkait sengkarut penganggaran di dinas yang dipimpinya tidak dijawab, meski terdengar nada sambung. Saat kembali dihubungi ponselnya menjadi tidak aktif. ARIF AHMAD AKBAR

Facebook Comments

About the Author