Published On: Rab, Des 4th, 2013

Anggaran Bosda Madin 2014 Naik

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com – Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) Madrasah Diniyah (Madin) di Kabupaten Tuban tahun 2014 dipastikan mengalami kenaikan anggaran sebesar Rp. 3.875.520.000 dibanding tahun sebelumnya. Anggaran 2013 Bosda Madin sejumlah Rp. 7.824.480.000, sedangkan 2014 menjadi Rp. 11.700.000.000.

ilustrasi uang

ilustrasi uang

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Pemkab Tuban, pada 2013 Bosda Madin. Dana sebesar itu dialokasikan untuk Madin tingkat Ula sebanyak 14.166 siswa dan 293 guru dari untuk 147 lembaga. Setiap siswa dialokasikan dana per-bulan Rp. Rp. 15 ribu, dan guru sebesar Rp. 300 ribu per-bulan.

Adapun untuk Madin tingkat Wustho sebanyak 5.604 siswa dan 152 guru dari  74 lembaga. Setiap siswa memperoleh uang bantuan sebesar Rp. 25 ribu per-bulan. Adapun untuk gurunya mendapat dana bantuan sejumalh Rp. 300 ribu per-bulan.

Sedangkan untuk tingkatan salafi ada  49 guru dari 16 lembaga. Dengan dana bantuan setiap guru sebesar Rp. 300 ribu.  Dan untuk tingkatan Paket B Pontren sebanyak 492 anak dari 6 lembaga. Dengan dana bantuan setiap anak sebesar Rp. 25 ribu.

Kabid TK/SD, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Pemkab Tuban, Sutarno saat dikonfirmasi dikantornya, Selasa (03/12/2013) mengatakan bahwa dana Bosda Madin tahun 2014 mengalami kenaikan. Terbukti dari banyaknya pengajuan proposal yang sudah masuk.

Dari data yang dihimpun mengyebutkan bahwa Dana Bosda Madin di tahun 2014 sebesar 11.700.000. 50% dari dana APBD Propinsi sebesar Rp. 5.850.000 dan sebagian lainya dari APBD Kabupaten Tuban. Direncanakan akan disalurkan untuk Madin Ula sebanyak 22.230 siswa, 662 guru dari 242 lembaga. Tingkatan Wustho meliputi 9.568 siswa, 295 guru dari 95 lembaga.

Sedangkan untuk tingkatan salafi sejumlah 135 siswa dari 15 lembaga. Dan untuk Paket B Pontren sebanyak 350 anak dari 5 lembaga. Dengan perolehan dana disetiap tingkatan baik siswa atau guru besarnya sama dengan tahun 2013.

Masih menurut Sutarno, bahwa dana ini dicairkan dalam semeter pertama dari Januari sampai Juni. Sedangkan dana dari APBD Kabupaten Tuban dicairkan pada semester ke 2, yaitu pada bulan Juli sampai Desember.

“Sampai saat ini, besarnya dana bantuan untuk tahun 2014 baru bisa dinominalkan yang dari APBD Kabupaten Tuban sebesar Rp. 5.850.000. Nominal itu diketahui dari besarnya bantuan dana proposal yang masuk. Surat dari Gubernur akan turun, baru bantuan dari Propinsi turun. Saat ini belum turun, ” ungkapnya. (han)

Facebook Comments

About the Author

Displaying 1 Comments
Have Your Say
  1. Masyhur berkata:

    Mau thu bgmn cra mengakses info bosda untk madin