Published On: Sel, Okt 22nd, 2013

Aksi Jambret Dibongkar Pemilik Toko Emas

Share This
Tags

TUBAN

seputartuban.com – Dua pelaku kejahatan dibekuk Polisi saat menjual kalung hasil jambret. Samid (23), warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban dan Wanto (31), warga Desa Boto, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban kini meringkuk ditahanan Mapolres Tuban untuk menjalani mempertanggung jawabkan perbuatanya.

Jambret

DIBONGKAR : Kalah cerdas, aksi kedua jambret ini dibongkar berkat informasi pemilik toko emas

Kejadian berawal saat keduanya berpura-pura membeli minuman di toko milik Parsih, warga Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Saat korban sibuk melayani keduanya, dan saat lengah pelaku Samid langsung mengambil kalung emas yang dipakai korban.

Seketika korban berontak, namun karena kalah tenaga samid dan wanto berhasil kabur dengan membawa kalung emas milik korban. Sementara terungkapnya kasus penjambretan perhiasan kalung ini saat kedua pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini sedang menjual kalung hasil kejahatannya. Di sebuah toko emas di Jalan Ronggolawe Tuban.

Pemilik toko emas yang curiga karena surat emas yang diberikan saat menjual ternyata palsu. Kemudian pemilik toko emas meminta alamat lengkap kedua pelaku. Pemilik toko emas akhirnya bersedia membeli kalung jambretan tersebut setelah keduanya memberikan identitasnya.

Pemilik toko kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Setelah dilakukan penyelidikan, Polisi kemudian menangkap kedua pelaku di rumahnya. Dalam penyidikan, kedua pelaku mengaku telah melakukan penjambretan dengan korban Parsih.

Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Polres Tuban, Iptu Budi Friyanto saat dikonfirmasi, Senin (21/10/2013) mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni sisa uang hasil penjualan emas sebesar Rp. 1.140.000 dari total penjualan kalung Rp. 3 juta. Serta sebuah motor GL Max Nopol S 5540 HS yang di gunakan kedua tersangka saat beraksi. “uangnya katanya habis dipakai untuk foya-foya. Sisa uangya tersebut kita jadikan barang bukti,” jelasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, kedua tersangka langsung di jebloskan ke sel tahanan Mapolres Tuban. Serta dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (pit)

Facebook Comments

About the Author