Published On: Rab, Agu 5th, 2020

Akhirnya Demokrat Ikut Mbangun Deso Noto Kutho, Lindra-Riyadi

seputartuban.com, JAKARTA – Partai Demokrat akhirnya menentukan sikap politiknya. Dengan merekomendasikan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzki dan Riyadi. Rekomendasi ini menambah jumlah total pengusung menjadi 14 kursi di DPRD Tuban. 9 kursi dari Partai Golkar dan 5 kursi Partai Demokrat.

Ketua DPP Depkumham Partai Demokrat, Didik Mukrianto meminta doa restu dan dukungan dari masyarakat Tuban. Serta ini saatnya masyarakat menentukan nasib wilayahnya. Agar kemakmuran dapat dinikmati semua masyarakat, bukan kelompok tertentu saja.

“Mohon doa dan restunya kepada segenap masyarakat Tuban untuk memastikan Tuban Kedepan menjadi Kabupaten Tuban yang sangat ramah dan peduli dengan masyaratnya melalui pembangunan yang berkeadilan, adil buat warganya, adil buat lingkungan, adil buat desa dan kotanya. #MbangunDeso #NotoKutho. Dan yang tidak kalah penting adalah makmur rakyat, makmur bersama, dan bukan makmur sendiri-sendiri atau kelompoknya,” ungkapnya.

KOALISI PG-PD : Dari Kiri – Riyadi, Lindra, AHY, Didik Mukrianto, Muhammad Anwar saat menyerah rekomendasi

Tantangan kepemimpinan Tuban kedepan adalah memastikan bahwa setiap kebijakan dan programnya bertumpu dan berorientasi untuk kepentingan rakyat dengan basis sustainability with growth. Dalam pembangunan ekonominya harus memastikan terciptanya empat pilar pembangunan dengan mendorong pertumbuhan ekonomi (pro-growth), menyediakan lapangan kerja (pro-job), mengentaskan kemiskinan (pro-poor), dan melestarikan lingkungan (pro-environment).

“Capaian dan keberhasilan kepimpinan Bu Haeny Relawati selama 10 tahun memimpin Tuban bukan hanya meletakkan pondasi besar bagi kemajuan Tuban. Namun juga menjadi modal besar untuk pemimpin Tuban kedepan untuk memastikan capaian dan keberhasilan tersebut bisa terintegrasi dan berkesinambungan untuk kemajuan Tuban dan kemakmuran masyarakat Tuban. Dalam menghadapi tantangan perubahan yang semakin kompetitif dengan berbagai peluang strategis yang dimiliki oleh Tuban,” imbuk politisi yang juga seorang Doktor itu.

Politisi muda anggota DPR RI Dalil IX dua periode itu menambahkan setiap pemimpin mempunyai capaian dan legacy yang harus dilanjutkan demi kemajuan daerahnya. Menjadi tugas dan tanggung jawab pemimpin kedepan untuk melanjutkan legacy yang baik dan menyempurnakan yang perlu waktu untuk menyelesaikan dengan basis komitmen dan program yang selalu adaptif, integratif. konektif dan kolaboratif yang selalu in line dengan kebutuhan masyarakatnya.

BARU : Sekretaris DPC Demokrasi Tuban (paling kanan) dan Ketua DPC Demokrasi Tuban (dua dari kanan) mendampingi penyerahan rekomendasi

“Pasangan calon yang kami usung Insya Allah menjadi pasangan yang ideal dan mempunyai komitmen dan memegang teguh prinsip pemimpin yang negarawan, pemimpin yang wajib menghargai setiap legacy para pemimpin sebelumnya. Yang sudah baik pasti akan dilanjutkan, dan yang dirasa belum baik maka akan diperbaiki,” ungkap Didik.

Belajar dari pengalaman dan mempertimbangkan keberagaman Tuban sebagai kabupaten dengan basis nasionalis-religius yang begitu kuat.

“Pasangan calon kami kedepan juga harus memastikan mampu menjadi payung semua elemen masyarakat untuk terus hidup berdampingan tanpa membeda-bedakan. Apalagi hanya untuk basis kelompok-kelompok tertentu, apalagi untuk kepentingan pribadi-pribadinya,” teganya.

Dari hal-hal diatas itu kemudian Partai Demokrasi melabuhkan pilihan politiknya untuk mengusung pasangan Lindra-Riyadi dalam Pilkada Desember mendatang. “Atas dasar itulah dengan kebersamaan dengan seluruh elemen masyrakat Tuban, Kami akan ikhtiarkan kemenangan Masyarakat Tuban dalam Pilkada tahun 2020 ini dengan kemenangan pasangan yang kami usung. Kami ingin memastikan dari sekarang hingga nantinya, pasangan calon kami akan terus berkoalisi dengan masyarakat Tuban,” pungkasnya. RLS/NAL

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos