Published On: Jum, Nov 16th, 2012

Akan Hadiri Haul Sunan Bonang, Dua Pemuda Terlindas Bus Pariwisata

Share This
Tags

Penulis : Pito Suwarsono

SEMANDING

seputartuban.com – Dua pengendara motor yang akan menghadiri Haul Sunan Bonang, Kamis (15/12/2012) malam tewas di jalur pantura setelah bertabrakan dan terlindas sebuah bus pariwisata. Dua korban tewas langsung di evakuasi ke kamar mayat rumah sakit. Akibat kecelakaan ini, jalur pantura Tuban – Surabaya sempat mengalami kemacetan panjang.

Kurnianto (20) dan Andi (20), keduanya warga Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban meregang nyawa KM  9 jalur pantura Tuban – Surabaya.

Kecelakaan ini berawal saat kedua korban berkendara motor bernopol  S 2988 HT bersama kawan kawannya. Akan menghadiri Haul Sunan Bonang.  Sesampai di tempat kejadian, tepatnya jalur Pantura Desa Tunah, Kecamatan Semanding,Kabupaten Tuban,  atau di Km 9  jalur pantura Tuban – Surabaya motor korban bersenggolan dengan kawannya hingga oleng.

Nahas dari arah berlawanan muncul bus pariwisata bernopol AA 1544 CD yang di kemudikan oleh Sukirno, warga Desa Ngunut, Karanganyar, Solo,  Jawa Tengah yang sedang mendahului kendaraan di depannya.

Karena jarak yang terlalu dekat, motor korban akhirnya terbentur bemper depan bus bagian kanan. Lalu korban masuk ke dalam kolong bus dan tubuh kedua korban terlindas roda bus hingga tewas

Kedua korban langsung tewas seketika di lokasi kejadian. Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung mengevakuasi jasad kedua korban yang terluka parah di bagian kepala dan badannya remuk. Karena terlindas bus pariwisata yang habis berwisata dari Wisata Bahari Lamongan dan akan pulang ke Solo.

Suliyanto, warga sekitar likasi kejadian menuturkan kejadian berjalan cepat. Dan warga tahu saat korban sempat terlindas bus. Dan saat kejadian berlangsung, jalur Pantura sangat ramai. Karena banyaknya kendaraan besar yang melintas, ditambah kepadatan kendaraan para warga yang akan pergi dan pulang dari Haul Sunan Bonang, “mereka (korban) terlinda bus, sehingga sampai meninggal dunia,” ungkapnya.

Sementara itu, Sukirno, supir bus mengatakan kejadian saat dirinya akan mendahului kendaraan lain. Namun korban yang tersenggel kendaraan temanya lalu oleng dan menabrak bus yang dikemudiakanya. ‘motor dari arah berlawanan, dan setelah itu dia oleng kearah saya,” ungkapnya.

Akibat kejadian ini, penumpang bus pariwisata dialihkan ke rombongan bus yang lain. Kemudian bus pariwisata ini diamankan polisi, dan sopir bus saat langsung menjalani pemeriksaan di Mapolres Tuban.

Kecelakaan ini menyebabkan jalur pantura baik dari arah Tuban menuju Surabaya. Maupun sebaliknya sempat mengalami kemacetan panjang hingga sekitar 5 KM lebih.

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author